“Bener pak, Saya tidak bohong. Saya dari Telkomsel”

Saya sudah ngulangi kalimat itu berulang-ulang kayaknya, dan si pelanggan tidak mau juga percaya. Dia fikir saya penipu or samting laik det. Hihi, kalau begini gimana sih mau njelasinnya?

Fine, sedikit cerita. Satu dari sejuta beberapa tugas saya sebagai seoarang CRM staff yang baik (dan benar serta tidak sombong) adalah menangani pelanggan Platinum dan Gold. Memaintain pelanggan yang pemakaiannya tinggi. Membuat acara yang sejalan dengan memelihara pelanggan tersebut. Eating-eating, drinking-drinking, serta bagi-bagi hadiah plus suvenir memang seharusnya sudah tugas saya. Merepotkan? Ohtentutidak, sebagai pengetahuan bersama, pelanggan di segmen ini tidak pernah merepotkan. :D

Berharap effect kejut. Kejut beneran yg didapat.

Bektutopik, hari ini ada seorang pelanggan halo platinum yang berulang tahun. Sebagai oknum CRM yang baik (dan benar serta tidak sombong hehe.. pengulangan) tentu saja saya memberikan greeting dan akan berkunjung langsung untuk menyerahkan kue dan beberapa suvenir. Ya, dengan harapan akan memberikan surpriselah buat si pelanggan. Ada satu hal yang mau kita ambil, effect kejut positif. Siapa yang tidak senang kalau di hari spesialnya tiba-tiba ada yang memberikan selebrasi? Siapa yang tidak gembira tiba-tiba dihari ulang tahun diberi kue ulang tahun plus sopenir cantik? Wah, semuanya pasti kompak jawab “senang sekali”.

Alahai, ternyata Saya salah. Ilmu CRM (yang baik dan ben.. plaaakk.. Ops, sorry!) yang saya pelajari dari puluhan buku, artikel, dan majalah useless sudah. Hihi, si pelanggan kali ini, yang barusan saya telepon untuk kita beri hadiah plus kue ulang tahun, TIDAK SENANG. Malah nganggap saya main-main. Saya coba telepon dua kali berusaha menjelaskan, eh, langsung ditutup dengan kesal. Argggh… Malahan ketika saya memastikan alamatnya benar atau tidak pada telepon yang ketiga, dia malah komentar “Kamu jangan main-main, darimana kamu tahu alamat saya. Jika sesuatu hal yang terjadi saya adukan nomer kamu ini!” Hihi, tentu saja saya tau alamat dia, toh, yang melototin datanya tiap hari ya saya.

Setelah berulang-ulang menjelaskan baru si Bapak mengerti, fiuuhh. Segera saya dan driver meluncur ke TKP (halah). Gitu sampek, saya peluk cium salam si Bapak serasa ucapkan “Selamat Ulant Tahun”. Si Bapak beneran surprise dan komentar “Wah, saya kira tadi penipuan Pak Abdi, mohon maaf yah”. Lah, apa yg harus saya maafkan, toh si Bapak tidak salah? Gitu saya bilang kedia. Setelah diselikidi, ternyata dia gak percaya kalau saya dari Telkomsel karena sering kali dia mendapatkan telepon iseng memenangkan hadiah. Menang Telkomsel poinlah, menang hadiah dari pusat belanjalah, iming-iming dapat pulsalah. Banyak sekali. Hal itu membuat dia sangat aware dalam mengangkat tilpun dari orang yg tidak dikenal. Dia punya sodara yang sudah pernah ketipu sampek puluhan juta. Saya diem, mafhum.

Cerita yang lain

Ahaa, saya jadi inget kejadian tahun lalu waktu kartu As bagi-bagi hadiah, Virus As. Hadiahnya jaket eksklusif Slank dan Elektrik Gitar (originally signed by Abdee Slank). Saya coba jelaskan bahwa ini dari GraPARI Telkomsel dan dia menang hadiah. Sipelanggan kartu As langsung ngomong tendensius ke saya “Pak, kalau coba mau nipu coba cara yg lebih pinter. Lagian haree genee coba-coba nipu.. Cihh..” Saya diem, gak tau mau ngemeng apa lagi. Saya coba tilpun kedua kali dan langsung diputus.

Akhirnya saya coba tilpun dan sebelum dia nyela saya langsung cepat-cepat bilang ke dia “Pak, sebentar. Kalau misalnya gak percaya coba dateng ke GraPARI di jalan ini sebelah kantor pos, dan bilang ke resepsionis saya mau jumpa dengan Pak Abdi J. Putra, udah gitu aja dulu ya Pak”. Ya, ya, itu ngemengnya dalam satu tarikan nafas. Jadi sebelum dia sempat sadar atau nyela saya langsung menjelaskan. Seperti yg sudah saya fikirkan, si Pelanggan tutup telpon begitu saya selesai bicara. Ini belum berakhir. ;)

Besoknya, waktu saya lagi makan ikan sambal plus kecap manis, Bang syaiful sekuriti dateng ke meja. Ada yang mau jumpa katanya. Saya kebawah, eh, ternyata pelanggan yg kemarin saya tilpun. Setelah babibu, saya tanya kenapa kok gak percaya sih? Si pelanggan memberi penjelasan sama seperti yang diberikan pelanggan yang mau saya kasih surprise di atas. Saya diem mendengarkan, dan mafhum.

Intinya adalah..

TIDAK PERCAYA! Ya, kejadian seperti ini tentu saja sering terjadi sehingga membuat orang tidak percaya jika beneran menang undian. Saya melihat hal ini bagus sekali. Dengan kata lain, kalau bicara konteksnya provider seluler, edukasi provider seluler yang gencar dibuat dimedia cetak dan online sukses. Woro-woro dan pengumuman di Media untuk berhati-hati terhadap undian berhasil. Kalau dilihat dari dua cerita saya di atas SANGAT berhasil bahkan. Sehingga kadang jadi seperti paranoid geto. Tapi memang, bukankah bagus terlalu berhati-hati daripada ketipu kemudian? :D

Oh iyah, boleh dunks Saya berbagi tips dan trik menghindari penipuan. Ini berdasarkan cerita-cerita orang, dan baca di tipi dan nonton koran. Hihi, saya sendiri tidak pernah ngalami yang namanya penipuan. Sebenernya sih intinya adalah “jangan mudah percaya” seperti yang saya tuliskan di atas.

Beberapa tips untuk menghindari penipuan :

1. Jika anda ditelepon menang hadiah or something laik det, jangan langsung norak-norak bergembira, Pliss deh. Sebaiknya cross-chek lagi ke official phone perusahaan tersebut. Misalnya kalau Telkomsel untuk kartu Halo 111 dan 116 untuk simPATI dan AS.
2. Hadiah dari undian, sekarang ini biasanya sudah termasuk pajak. Jadi tidak pernah ada transfer uang dulu. Kalaupun pajak tidak dibayarkan dulu, setidaknya kita sudah terima hadiah dan didepan notaris untuk mengukuhkan secara hukum. Hindari pengiriman uang melalui ATM.
3. Jangan langsung percaya telp ke callcenter yang disebutkan. Karena pastinya, diujung sana, di nomer yg disebutkan si penipu sebagai callcenter, itu adalah temennya penipu. Temennya penipu ya berarti penipu juga. Ya gak sih?
4. Tapi kalau menang undian beneran jangan lupa traktir Saya. Inget, MENANG UNDIAN tanpa MAKAN-MAKAN adalah tindakan KRIMINAL, percayalah! :)

Catatan : Photo diambil dari sini dan sini.

Jangan mudah percaya!

Abe Poetra
*Ada yang mau berbagi cerita tentang penipuan?
*Atau ada yg mau berbagi trips dan trik untuk menghindarinya?