“Mamamia.. Mamamia.. Mama menyertaiku!”
“Mamamia.. Mamamia.. Ada Mama disampingku!”
“Bersama-sama, aku dan Mama..”
“Maju (melangkah) kedepan menjangkau dunia..”
Bah, apa kata dunia!
Sebenernya akika agak malyu juga mau nulis thread ini, bok. Gak ada gagah-gagahnya gitu loah! Masak LAKI-LAKI nongtong MAMAMIA show? BAH, APA KATA DUNIA NANTI? Seharusnya kan LELAKI itu tontonannya yang macho-macho seperti “BBC alias Bumbu-bumbu cinta” dan “Pacar pilihan mamakuh”, Yah samting laik detlah.. (Paraaahhh… Shitnetron ternyata!)
Hihi seriously, apapun “kata dunia” saya tidak peduli, yang paling saya pedulikan adalah suara bersungut-sungut dan ngerengek-rengek “Mas, nonton Mamamia napa? Fanny mau nonton mamamia”. Segera saya switch channel dari HBO ke Indosiar sesegera mungkin. Ya, ya, dibilang ISTI juga gak papa deh. Yang penting si mama dan my dear baby gak merajok. Ahaaa, what a romantic couple yah kami ini. (halah)
Singkatnya, semula saya yg suka ngedumel karena gak bisa nongtong felem-felem fave saya. Tapi eh, kok acara Mamamia ini asyik juga yah? Njir, sekarang saya sudah menikmatinya. Sudah sering diskusi sama fanny siapa yang tereksekusi. Sudah sering debat siapa yang paling banyak di vote oleh juri votelock yang jumlahnya 100 itu? Malah sering juga kita kecewa bareng “Yaaa… kok dia yang kalah sih?” Gitu deh!
Tentang Mamamia Show
Oh jadi lupak, FYI, Mamamia adalah sebuah ajang kreatifitas dalam bernyanyi. Ya, mungkin banyak sudah acara ajang musik yang memperlombakan olah vokal tapi Mamamia ini beda. Mamamia ini adalah perlombaan tarik suara yang tidak hanya menilai olah vokal tapi juga kemampuan manajerial mama si peserta lomba. Jadi peserta sejatinya ada dua orang si anak sang artis, dan si mama sang manajer.
Yang paling Saya suka dari acara ini adalah “Tidak adanya keharusan mengirim SMS Premium” untuk mendukung artisnya.
Semua mengalir lancar dari penilaian “eksekutor”, dan tiga orang yang masuk zona kritis akan divote oleh 100 juri votelock. Unsur subjektifitasnya masih ada, yah tapi betterlah dari program musik lain saya fikir.
Eksekutor yang diminta untuk menilai ada 4 orang. Ada Arzetti Bilbina yang menilai soal pakaian, sepatu, aksesoris dan seputaran lemari pokoknya. Kemudian ada juga Helmy Yahya yang memberikan wawasan dan penilaian manajerial. Untuk aksi panggung, stage, dan penarinya diserahkan ke Sophia Latjuba. Dan juri yang paling saya suka adalah, juri kontroversi, Ahmad Dhani. Yeah, saya seneng aja kalau dia komeng! Dhani diberi tugas komeng tentang musik, saya dan juri yang lain tahu betul kalau memang dia lah yang paling mengerti untuk hal ini.
Mamamia Show ditayangkan di Indosiar. Setiap hari SELASA, dari Jam 19:00 WIB sampai jam 23:00 WIB (kadang malah lebih). Iyah, iyah, 4 jam sebenernya waktu yang lama sekali untuk sebuah acara. Empat jam ini sebenernya alokasi waktu untuk nongtong felem India. Yihaaa.. (Boliwood punya cerita) (more…)
Security dikantor memang kadang-kadang rada jontik (Jontik tuh dalam bahasa endonesia artinya Genit). Apa gak jontik coba? Saya lagi ngetak-ngetik dicolak colek mesra gitcu. Aih nek, akika langsung kegelian tiada tara. Cepat-cepat balik badan lihat sang sekuriti mesam mesem terus kedip-kedip mata genit. 