273. Travelers’ Tale – Belok Kanan: Barcelona!

“Oh God, Akhirnya Saya Mendapatkannya”

Bisik saya dalam hati. Sembari menggenggam erat dan mendekapkan ke dada buku “Travelers’ Tale Belok Kanan: Barcelona” (halah haiperbola) ini. Wuih, bayangkan 2 kali saya ke Gramedia Medan, dan dengan sukses mendapat jawaban “Owh, bukunya habis mas. Senin kemungkinan besar dikirim lagi.” DEM.

Sebagai pengetahuan bersama, semenjak setahun yg lalu saya tinggal di Aceh. Dan tiap 2 minggu sekali baru pulang ke Medan dan biasanya disinilah kesempatan untuk cari buku. Lah? Kenapa Be? Ya eyalah, disini (Aceh kamsudnya) belum ada Gramedia. Palingan ada Zikra yang core penjualannya ke buku-buku Islam gitu (walau komik dan buku lainnya ada). Jadi beberapa kali saya sempatkan dan khususson ke Gramedia Medan (SUN Plaza) untuk mencari buku ini. Setelah kedatangan ke-3 ini baru nemu. Alhamdulillah.. πŸ˜‰

Segera setelah membeli beberapa komik, kemudian buku perawatan bayi (halah bayinya belum lahir bukunya udah banyak), dan membeli buku resep-meresep (padanan kata untuk masak-memasak) untuk fanny, saya segera ke kasir. OWALAH, saya lupa, fanny masih di counter maybelline nyobain lipstick (tongkat bibir hihi..) diluar gramedia, dan DOMPET sama dia. Sementara nunggu saya keliling, ngiderin Gramedia Sun Plaze Medan yg baru saja diperluas itu. Ternyata buku “Travelers Tale” ini selain diletakkan dibagian Novel juga ada dipajang dibuku TERLARIS minggu ini. Satu poin, saya tidak salah beli, weks.. Ya, ya, saya kinda baca buku kalau orang laen bilang bagus. Kalau gak? Jarang bereksperimen. Hohoho… 😎

Cerita Singkat Travelers’ Tale

Travelers’ Tale, Belok Kanan: Barcelona! adalah cerita tentang perjalanan 4 sekawan yang sohiban dari kecil. Yaitu : Francis Lim, Farah Babedan, Jusuf Hasannudin, dan Retno Wulandari. Empat sekawan ini ceritanya sudah dewasa dan tinggal/kerja diberbagai belahan bumi ini. Perjalanan around the world ini dalam rangka untuk menghadiri acara pernikahan salah seorang dari mereka, Francis Lim. Dan ternyata pernikahan dibatalkan oleh Francis Lim karena tiba-tiba dia menyadari bahwa dia tidak bisa bohong, dia masih mencintai Retno walau sudah ditolak 2 kali, sementara Farah.. Farah mencint.. (Gak jadi diteruskan, awas spoiler berserakan hihi.. cueks!).

Seperti yang Wimar Witoelar bilang.
Kecuali buku Jules Verne “Around the World in Eighty Days” rasanya belum pernah ketemu nama tempat sebanyak itu dalam satu buku.” Ya, ya, banyak buku perjalanan yang saya baca tapi perjalanan empat sohib dari kecil ini diluar ekspektasi saya (halah). πŸ˜€

Yaudah supaya tidak menebar bocoran dimana-mana, mending baca beli bukunya!

Bagaimana Membaca Travelers’ Tale

Sebelum membaca Travelers’ Tale saya sudah persiapkan Google Maps ditangan kanan dan Wikipedia ditangan kiri (Wasyaahh). Semua daerah, kota, dan negara yang disebut memiliki kekhasan tersendiri. Jadi saya benar-benar ingin merasakan perjalanan ke empat mahluk unik ini. Gitu cerita dibawa ke Hoi-An, saya langsung buka peta dan cari di wiki. Hal yang sama juga waktu cerita digiring dari Cape-Town, kemudian maen bersama Retno di Copenhagen, dan semuanya tumplek di Starbucks La Rumbla, Barcelona. Kalau tidak ada kedua tools di atas mungkin saya sudah tersesat dimana-mana. Maklum aja, tak satupun negara dan kota yang dituliskan pernah saya inapi dan kunjungi. Demikian. Ehem. πŸ˜€

Kemudian untuk membaca ini diperlukan mengingat karakter dan negara yang dilewati. Sudah sampai mananya itu yang paling penting ini cerita perjalanan lho, jadi pengingatan tempat sangat menentukan asik enggaknya membaca buku ini. Misalnya, perjalanan Farah dari kota mana menuju kemana, lantas bermobil dari mana ke mana. Kemudian Jusuf dari negara perang mana ke negara tertindas mana (hehe). Lantas ngikuti konser Francis dari kota mana ke kota mana. Bah, jangan sampai terbalik-terbalik. Seperti saya, baca 2 kali baru mudeng.

TAPI owh TAPI, ternyata saya kurang searching. Aayalaa sudah buat sinopsis perjalanan ini untuk memudahkan pengingatan karakter dan peta kota/negara yang disambangi. Peta setiap karakter juga ada tuh. Njis, bego nya saya. (bekson dari belakang “Yoih, yoih kok baru nyadar sih…”) πŸ˜€

Pengarang Travelers’ Tale

Ada 4 orang pengarang buku Travelers’ Tale ini. 4 orang heubat itu adalah :

1. Adhitya Mulya, pengarang buku laris “Jomblo” dan “Gege Mencari Cinta”. Gak berenti ketawa baca buku Adhit ini.
2. Alaya Setya, seorang traveler dan juga blogger. Korban angkot mogok di Roma.
3. Iman Hidayat, hunting foto hobinya lihat blog-nya selalu diselipi foto. Keren.
4. Ninit Yunita, pengarang buku laris “Test Pack” dan “Kok Putusin Gue”. Dua-dua buku si Ninit ini nangkring indah dilemari buku sederhana ku.

Sambangi blog mereka masing-masing dan rasakan kalau memang perjalanan antar benua mereka tuliskan berdasarkan pengalaman masing-masing. Beruntungnya kaliyan guys. πŸ˜€

Oh iyah, karakter dibuku ditulis oleh orang-orang yang berbeda. Untuk Francis Lim ditulis oleh Iman Hidajat. Farah Babedan ditulis oleh Alaya Setya. Terus mostly orang pada ngerti bahwa Jusup Hasanuddin itu yang nulis Adhit (karakter Jusuf kuat banget, lucu, adhit style). Yang terakhir karakter Retno Wulandari yang ditulis oleh Ninit Yunita.

Kenapa Saya Recommend Baca Travelers’ Tale

Ada beberapa hal kenapa saya anjurkan baca buku ini :

1. Terselip diantara 4 pengarang nama Adhitya Mulya dan Ninit Yunita. Bagi saya 2 nama pengarang ini sudah cukup untuk membuktikan bahwa buku ini layak beli. No, no, bukan berarti estimasi saya untuk Iman dan Alaya kurang. Hanya saja, saya tidak pernah melihat nama Iman dan Alaya sebagai pengarang buku. Mungkin saja saya salah. Maaf πŸ™‚
2. Buku ini memberikan saya gambaran bagaimana hidup di luar negeri. Saya tidak pernah living di LN, palingan liburan untuk beberapa hari saja (dan itupun tebal muka dibayari kantor hihi).
3. Paparan nama kota, kemudian selipan-selipan hal yang unik dikota tersebut enak untuk dibaca. Contoh: Amphiteater, semacam kubah yang dibangun oleh Antonius Pius ternyata bisa menampung 6000 orang. Tanpa bantuan alat listrik suara orang yang dipanggung bisa terdengar kesemua orang (Wayooh, ini dikota mana?). Dan banyak lagi.
4. Buku ini disertai gambar. Pictures speaks thousand words gitu loah. Jadi dengan diberikan gambar kita diajak mengamati langsung kota atau tempat-tempat yang disinggahi. Terus, gambarnya juga buat refreshing mata yang pegel baca teks mulu.
5. Dibeberapa kesempatan di dalam buku ini diberikan “Tips dan Trik Untuk Melakukan Perjalanan”. Baik secara business travel, biasa, atau malah backpackers.
6. Ada 97 Online Reviews yang dikumpuli Ayala yang menyatakan buku ini “SANGAT LAYAK BELI”. Saya beli dan kemudian baca, saya kasih kesimpulan serupa. Layak Beli. Niwe review saya yang gak penting ini mungkin jadi yang ke-98 hehe.

Apterol, selain hal-hal di atas, masih banyak lagi hal yang membuat buku ini bagus untuk dikoleksi. Seandainya jemari ini jempol semua, saya akan kasihkan ke mereka. Foto saya comot dari The Hero. Dia officially yang design gambar cover Travelers’ Tale.

Travelers Tale, Belok Kanan: Barcelona!

Abe Poetra
*Kalau dikasih bintang dapet 5 dari 5 bintang πŸ˜€
*Harga Rp.40.000,- beneran murah untuk cerita sebagus ini πŸ˜‰

Advertisements

48 thoughts on “273. Travelers’ Tale – Belok Kanan: Barcelona!

  1. 45# hihi.. ya iyalah, ini blog ditulis taon 2007 kemaren. Bukunya juga udah berulang kali dicetak ulang. MEMANG KEREN nih buku.. πŸ™‚

    46# Nah, kalau ending-nya coba Japri langsung ke penulisnya. Mana tau gegara ditanya jadi ada sequel ke-dua nya.. Hope So!

    47# Kalau di Gramedia gak ada, coba request ke bagian Customer Services-nya, bisa dikirim tuh. Atau belanja online di toko buku online.

  2. wahaa ketemu travelers tale lagi nih, yoyoy itu novel ga bisa di tutup sebelum abis hihi :mrgreen:

    tapi di gramedia udah ga ada ya ?
    soalnya kemaren cuman baca punya temen, eh ternyata bukunya oke ..

    blogwalking πŸ˜‰

  3. wawwww
    kren yachhh
    tp koq yg d lnjt storyna cm ucup ma farah ciiii
    retno ma francisnya gk?????

  4. Ciao Italia: Catatan Petualangan Empat Musim
    Penulis: Gama Harjono
    Penerbit: Gagasmedia, 2008

    Sinopsis
    Apakah berkeliling Eropa salah satu impianmu? Atau bersekolah di luar negeri dan bergaul dengan teman-teman baru yang selalu haus petualangan? Buku ini mengajakmu untuk melewati ruang-ruang kelas universitas di Italia, galeri seni ternama, sampai pesta-pesta mahasiswa Eropa yang seru.

    β€œCiao Italia” akan membawamu menikmati tempat-tempat di pelosok Mediterania, mulai dari kota metropolis berusia lebih dari dua milenium hingga desa terpencil yang menyimpan banyak harta karun seni dan kejutan tak terduga (buktikan dengan foto-fotonya yang fantastis). Plus tip backpacking ekonomis: mendapat akomodasi gratis di Eropa, mencari tiket, hostel dan makanan murah selama perjalanan.

    Setiap kisah dan suka-duka saat berusaha mengenal Italia, ditoreh dengan sebuah kejujuran dari seseorang yang akhirnya terlalu mencintai negeri Pasta ini.

  5. Fuih…
    Ini buku yang bagus..
    membuat sy ingin bertualang ke semua penjuru dunia,
    sayang masih hanya bisa bermimpi dulu..hiks:cry:
    Kolaborasi ke 4 penulis ini membuat novel ini sangat bagus… Semoga semakin banyak kolaborasi seperti ini, sehingga tercipta novel indonesia yang bagus.

  6. buku yg keren bgt, slalu gwe bawa kemana2,ampuh buat nemenin gwe pulang pergi naek kereta ekonomi yang sucks itu…:evil:
    ga bosen dibaca berulang2:smile:

    pokonya SALUT buat penulisya

  7. yepssss…buku ini baguuuuussss bangets hehehe, bener2 dibawa asik buat jalan2 kliling dunia melalui cerita2nya…yah lumayan lah buat permulaan sebelum kliling dunia beneran hehehehe…dan selipan kisah cintanya πŸ˜‰ ta..tara…. hiks hiks..
    *jadi pengen ke barcelona* :mrgreen:

  8. holaa,
    Gwe dah baca bukunya…dan beneraann bagusss bgt….wlopun gwe kurang suka endingnya….yang paling berkesan dari buku ini gwe serasa sedang keliling duniaa!! dan buku ini cukup bagus utk menjadi inspirasi buat gwe utk “belajar menulis” lagi…..
    Adios…
    Ratih

  9. Pingback: Buy codeine.
  10. most recommended book…!!!!
    (muup kalo inggrisnya berantakan..)
    empat jempol buat traveler’s tale!!!

  11. heheh..aku dong..gak beli..(itulah untungnya punya temen yg hobby beli dan hobby baca)..secara kita tipikal orang yg hobby dipinjemin dan hobby baca trus lupa mulangin..hahahhahaha…
    emang mantab bukunya pa!!..
    asal papa abe udah bisa ketawa..aku percayalah kalo selera kita sama,kecuali selera soal pasangan idup..papa seleranya ama perempuan…ya jelaslah aku gak mau ikutan!! 😦
    pa..pinjemin aku conan dong!!!! (berharap sambil marah-marah!!)
    nb. iyah pa..dah ku cek, ada 3 dari empat, tinggal imam kan??..hmm..ati2 pa..4 angka sial..hihihihihi..

  12. wah telat banget taunya nih, baru semalem dikasih tahu temen yg udah baca. gw akan beli nih buku…ok bos….!!!!:razz:

  13. 30# & 31#
    Kan udah dijelasin di atas c. Beberapa kali tuh buku gada di Gramedia. Terus yunolah, abe kadang balek ke Medan nya sebulan sekali. Jadi, yah walau terlambat yg penting baca. πŸ˜€

  14. aduuh gobi.. koq telat kali sih..???
    seingat tc… tc udah dr dulu beli novel ini, kalo gak salah tgl.. (liat tgl pas beli di novelnya)… waks..!! 27 maret…
    anda telat 3 bulan, gobi…
    πŸ˜›

  15. aduuuuhh gobi..
    koq telat kali sih…?? perasaaan novel itu udah dr dulu tc beli (ntar liat tgl pas beli yang ditulis di novel).. tgl 27 MAret…
    ikikikikk… skrg dah lecek2 pun..
    πŸ˜›

  16. Lah, itu kok cover yg di awal beda yah ama yg punya sayah? 😯 Apa emang dibuat ulang cover nya karena terasa agak aneh? πŸ™„

  17. Salam kenal Bang…aku di Banda Aceh juga niy. kalau boleh kasi tau, ada tuh toko buku yang agak lumayan bagus (menyediakan banyak jenis buku. Dilantai 2 Hijrah swalayan di Neusu. tau kan?. Aku sekarang lagi baca salah satu dari Tetraloginya Tariq Ali ~ The book of Saladin, asyik deh…:smile:

  18. Sepertinya menarik mas abe
    ntar kalo maen ke Gramed Solo, caba cari agh
    dulu aku dah baca novel-novelnya mbak ninit
    Asoy… moga ntar isa beli juga yang ini.

    penulis yang lain kagak tahu :mrgreen: dah lama gak baca novel.

  19. 15# Yeah, Blog it!

    16# Wadoh, saya yg SEHARUSNYA terimakasih karena diizinkan memuat cover buatan kamu thehero. Eubat pisan euy! πŸ˜€

    17# Bwahahaha..

    18# Sampul resminya yg paling bawah Rie. Yang pertama dan kedua abe ambil punya TheHero. Ada beberapa versi dibuat oleh TheHero, coba kunjungi tautan yg diberikan di atas πŸ˜€

  20. Bang abe, emg buku na TOP BGT deehh…(ga nyesel bela2in beli dg sisa gaji πŸ˜₯ )
    Tapi aku baru liat cover na di BLOG bang abe ternyata da 3 yah,berarti aku beli yg cetakan ke berapa ya ?? Wah kemane aje neh..:oops:

  21. woi bie,ngakunya aja ente beli..mari balikin bukuku..
    enak tenan ente ngaku2…awas kl gak dibalikin ya..tak kasi lewat binjai ntar kl mau ke medan.:twisted:

  22. 11# Iya dong, beli jangan pinjem yah!

    12# Makanya abe tulis di atas, gitu baca novel ini kasat mata kita udah tau yang nulis Jusuf itu siapa. Hihi.. Kang Adhit

    13# OWH makjang, ada Adhit! Thanks untuk kunjungannya yah. Terimakasih sudah menulis buku bagus.

    Wah, wah, senang sekali para penulis buku Travelers’ Tale berkunjung kemari πŸ˜‰

  23. hihihi aku juga udah baca be,,
    emang ga nyesel yaa,,
    endingna bner” sesuai sm harapan πŸ™‚
    gaya nulis mas adit sm mbak ninit kentara bgt di novel ini huhuhu..

  24. 5# YIKES, ada Ninit berkunjung. Thanks atas kunjungannya yah. πŸ™‚

    6# Namanya juga Travelers’ Tale, Mina. Kalau cuma 2 atau 3 tempat bukan Travelers lah namany Min, tapi “pulang kampung” wikiki.. πŸ˜‰

    7# Silahkan dibeli bukunya! 😎

    8# Owh, kalau gitu Thiery Henry jumpa juga sama 4 sekawan yang ada di novel Travelers’ Tale ini ya Mi? Di warung kupi Starbak? πŸ™„

    9# Yah jelaslah bro. Masak anak kelas 3 SD disuruh baca Travelers Tale, ya tentu saja binun deh. Coba kamu yg baca dan ceritakan di Blog πŸ˜€

  25. Waktu saya pulang kampung kemarin, buku itu saya kasih ke adik saya yang kelas 3 SD. Selesai baca dia bilang, “Gila, bahasa inggrisnya banyak banget. Pusing saya bacanya” πŸ™‚

  26. apa gak pusing be, banyak banget tempat yang disebutkannya? jadi itu bener2 catatan perjalanan tanpa banyak ceritanya ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s