Month: October 2007

289. Blog Teraktif Indonesia

Ada dua aggregator blog yang saya ikuti dan selalu saya baca.

Yang pertama tentu saja “id-gmail” dan yang satu lagi “planet terasi“. Kalau boleh dibilang dua blog agregator ini adalah kumpulan blog aggregator (atau indonesianya “Pembaca Umpan”) terkemuka di Indonesia (hehe, ini praktis versi saya tentunya). Pembaca Umpan Be? Hihi, iyah kalau minta penjelasan ke birokrat wiki, Ivan Lanin gih! Oke, oke sudah cukup intermezzo nya. 🙂

Ini adalah gerakan fun dan narsis dari saya. Sebagai PABI (Pengamat Amatir (sekali) Blog Indonesia) saya coba membuat komparasi “BANYAKNYA ENTRY” setiap blog di Indonesia. Karena blog di Indonesia ada puluhan ribu (eh, atau sudah ratusan ribu) maka saya cukupkan ke dua aggreagator yang sudah saya jelaskan di atas saja. Jadi kalau misalnya ada blog yang tidak tercakup atau tidak tercatat di dua aggregator itu, saya pribadi mohon maaf. Yah, namanya n00b gitu loah.

Kriteria Penilaian

Yah, penilaiannya sederhana saja. Blog yang saya anggap teraktif adalah BLOG YANG PALING BANYAK ENTRY nya. Nanti saya urutkan dari entry blog yang paling banyak dan seterusnya mengecil. Hanya “kuantitas” Be? Ya eyalah, kalau kualitas saya tidak berani menilai. Hihi, kalau mau menilai “kualitas” saya serahkan aja ke yang laen. Secara blog ini juga berkualitas biasa saja dan tidak menarik masak berani mau menilai kualitas blog orang. 😀

Untuk pengumpulan entry saya ambil dari tanggal 15 Oktober 2007 Pukul 18:03 Wib sampai Tanggal 25 Oktober 2007 Pukul 18:03 Wib, jadi tepat 10 hari. Kenapa 10 hari? Halah ditanya lagi, kalau 100 hari atau 365 hari itu kerjaan namanya. EMANG SAYA PENGANGGURAN APA? (te-em). Lagian, 10 hari kan sudah cukuplah membuat penilaian dan membuat suatu konklusi sederhana. Tsyah..

Total jendral blog dari dua Aggregator itu adalah 172 blog. Untuk “id-gmail” ada 93 blog dan untuk “planet terasi” ada 79 blog. Beberapa blog yang ada di id-gmail juga ada di planet terasi. Saya tidak melakukan separasi jadi tetap aja kategori dan banyaknya entry sesuai dengan aggregatornya masing-masing. Misalnya blog A dengan jumlah entry 15, di id-gmail urutan pertama di planet terasi bisa saja di urutan tiga. Kalau memang blog A ini masuk dalam urutan, akan tetap dituliskan. Bingung? Sama, saya juga pusing jadi tenang aja 🙂 Continue reading “289. Blog Teraktif Indonesia”

288. Athallah Tsaqib JP

Uhm, mau bagi-bagi berita gembira boleh duonk.

Alhamdulillah..
Telah lahir PUTRA kami dengan berat 2,625 Kg di GLENI International Hospital Medan dengan kondisi sehat wal afiat tanpa kurang satu apapun.

Sedikit Cerita..

Seperti yang saya tulis kemaren, si Fanny ikut saya pulang mudik ke Medan. Kita konvoi bareng wira jalan darat yang memakan waktu 12 jam (biasanya kalau naek bus 10 jam). Uhm, kita mudik tanggal 11 Okt 2007 malem. Terus saya stay di Medan 3 hari dan minggu malem balik ke Banda Aceh untuk gawe.

Dua hari di Banda Aceh, eh, tiba-tiba istri tersayang telp sore hari kalau dia sudah ke dokter dan di katakan dokter “ketuban sudah pecah” dan harus segera masuk Rumah Sakit malem itu juga kemungkinan besar akan melahirkan. Howaaaa.. Apa saya gak binun apa saya gak panik? Anak pertama mau lahir saya tidak ada di samping istri saya. Arggh, kepanikan melanda dan membuat hati ini gundah gulana tiada tara.

Secepatnya saya pesan tiket bus malem Banda-Medan dengan maksud besok pagi-pagi sudah berada di Medan. Kalau naek pesawat, pesawat yang paling pagi jam 10:00 WIB. Kelamaan saya fikir. Di bus fikiran tidak juga tenang. Saya minta tolong Bani dan Wira (Anak Tsel juga) untuk ngawani si Fanny ke Rumah Sakit Gleni (Official Telkomsel Partner in Medical Treatment). Alhamdulillah tidak ada masalah di administrasi walau calon bapaknya belum nongol. 😀

Lahir dengan Operasi Caesar

Sudah semaleman di RS sang jabang bayi belum juga mau nongol. Gitu saya nongol di RS terus saya tanya ke perawat dan Ibu saya yang sudah ada duluan di sana. Mereka bilang masih “bukaan 1” yang berarti masih ada beberapa “bukaan” lagi untuk melahirkan. Disini menunggu dengan harap-harap cemas. Kebayang gak sih, anak pertama, pengalaman pertama, dan don’t know what to do kecuali nunggu.

Sore harinya saya konsultasi ke dokter. Dokter bilang sebenernya ini belum harinya, karena perkiraan akan melahirkan 1 November 2007 atau paling lama 7 November 2007. Eh, karena ketuban sudah pecah dan ditakutkan si Bayi “terminum” dan keracunan air ketuban, maka si Dokter memutuskan untuk melahirkan secara Operasi Caesar. Si fanny “bersikeras” untuk normal dan tidak mau caesar tapi saya jelaskan kalau dokter sudah menjelaskan si bayi harus segera dikeluarkan kalau tidak takutnya terjadi hal yang tidak di inginkan. Akhirnya si mama setuju.

Maka lahirlah si Bayi hari kamis 18 Oktober 2007 Jam 15:13 WIBM (Waktu Indonesia Bagian Medan) dengan stats Berat 2,625 Kg, Panjang Badan 49 Cm, Lingkaran Kepala 33 Cm. Dalam kandungan kira-kira 8 bulan 3 minggu. Ahoy, Matey! Continue reading “288. Athallah Tsaqib JP”

287. A Mild Memang Kreatif

Yah, ini adalah postingan basi-banget geto loah. 😀

Kemaren sebenernya mau di posting, tapi apa daya image belum tertangkap kamera N73 gretongan dari kantor inih hihi.. Saya cuma mau muji kalau iklan rokok Sempoerna A Mild emang kreatif dalam beriklan. Saya tidak tahu persisnya A Mild menggunakan “vendor iklan” atau memang mereka punya “tim desain kreatif” yang memang ditujukan untuk iklan.

Salah satu contoh yang paling mencolok mata adalah iklan menyambut Ramadhan ini. Tertulis “Siang dipendam Malam Balas Dendam”. Sekilas, tidak ada keanehan di iklan tersebut, tapi oh tapi setelah separuh puasa saya baru “ngeh” kalau sebenernya ada pesan tersembunyi dari iklan itu.

“Saya baru nyadar kalau SIANG itu iklan PIRINGNYA KOSONG semua, tapi kalau MALEM piring nya terisi penuh”

Yah, seperti yang terlihat di skrinsut berikut ini. Coba diperhatiken perubahannya. Saya tidak tau ini mereka “maen” di lampu atau dikertas. Gak ada yang bisa ditanyain. Eh, atau ada yg tau? 😀


(Ini foto tampak siang, perbesar!)


(Ini foto tampak malem, perbesar!)

Gak tau di kota laen juga seperti ini atau tidak. 😀
Mohon maaf kalau baru dibagi sekarang, skrinsut juga baru dapet.

Be Creative yah, Be..

Abe Poetra
*Walau kreatif tapi saya tetap setia di Marlboro Light!
*Puffhh.. Ngebul terus, Ahoy!

286. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H

Saat idul fitri datang.. Menghampiri jiwa yang suci.
Dan kita memohon ampun dosa selama ini.
Terlalu banyak alfa, terlalu sering kita lapu..
Ampunkanlah.. Dosa kami..
Terimalah.. Amal kami.. Owwh..

Lagu Tompi memang benar mengena bagi saya untuk Ramadhan kali ini. Terngiang-ngiang “Selamat idul fitri, maaf lahir dan bathin” berulang-ulang di reffrain nya. Hihi, ya ini memang album jadul dengan title “Soulful Ramadhan” yang dirilis taon lalu tapi tetap saja masih sering diputer di radio-radio Aceh. Mungkin karena Ramadhan dan lagunya bernafaskan reliji atau karena si Tompi ini berdarah Aceh sehingga membuat dia lebih daripada album reliji Ungu atau Acha & Irwansyah (Owh naaahh.. Selamatkan saya hihi..)

Singkat saja, Saya cuma mau ucapkan :

Saya, Fanny, dan Calon Baby menghatur dengan iklash..
SELAMAT IDUL FITRI 1428 H
.. Mohon maaf lahir & bathin ..

Mungkin kami tidak bisa “menyalami anda” dan “bersimpuh minta maaf”, jadi melalui media blog ini terimalah Maaf kami jika ada kesalahan dan ke-alfaan kami dalam menulis, bercerita, bercengkonek, setori, dan berbuat laku yang menyinggung serta membuat rekan-rekan blog (dan atau bukan) tersinggung atau marah.

Seperti yang saya ceritakan kemaren saya akan Mudik ke Medan hari ini. Jadi biar ajalah thread ini dibilang “thread nyolong start” alias “thread belum waktunya” hihi cueks.. Saya memang bukan Muhammadiyah, tapi kayaknya lebih asik ngerayain Idul Fitri as soon as secepatnyalah (lebih cepat lebih baik bukan?). Hehe, belum bisa mengkajinya jadi ekot yang cepat aja (Meh no offense yah). Continue reading “286. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H”

285. Mudik Banda Aceh – Medan

“Kira-kira 700 KM jarak Medan-Banda Aceh.”

Yah setidaknya angka “segitulah” yang saya lihat waktu Avanza datang dari Medan ke Banda Aceh. Begitu di ambil mertua dari Show-room Auto 2000 Toyota, yang dijalan Sisingamangaraja medan, langsung di bawa ke rumah di belakang Asrama Haji Medan, kemudian tidak di pakai, besoknya langsung di bawa ke Aceh. Yang berarti “Nol kilometer” dari Medan dan sampai di Banda Aceh “700 kilometer” dan spending waktu 15 jam. Oh iyah, yang membawa mobil ke Banda Aceh Papa dan bukan saya. Makanya ini little bit exciting for me, Ahoooyyy.. (Pirates-facebook Mode On) 😀

So what the news guys!

Uhm, well.. Besuk sepulang dari kantor Saya dan Fanny mau mudik ke Medan Cihuyyy.. Aseeek.. Aseeekk.. (halah, kampooongg). Sejujurnya, saya belum pernah bawa mobil dari Medan ke Banda Aceh atau sebaliknya. Belum pernah menyetir lebih dari 4 jam terus menerus. Ahaaa, berarti ini yang pertama bagi saya menyetir lebih dari 4 jam. Sanggup gak yah? Insya Allah sanggup. Yang saya khawatirkan karena si Fanny lagi hamil (jalan 8 bulan) saya tidak bisa sembarangan menyetir, takut ada apa-apa. Rencananya kita pergi sore kalau dia gak kuat ntar malemnya di langsa nginep kita ajah.

Mudik nantinya 3 mobil. Mobil saya, si wira, dan si Aldi anak Virtual Com yang rumahnya di Binjai (temen SMU saya di SMU N. 1 Binjai). Jadi ntar kita bertiga rombongan mudik ke Medan. Supaya mudik ini makin asyik dan mobil tidak terlalu kosong dan supaya ada temen yang ngejagain fanny, terus supaya nanti kalau ada apa-apa bisa ngebantuin (hihi.. panjaaang), jadi kita ajaklah beberapa orang yang mau mudik juga. Salah satunya adalah Fadhli sang OwBeh kantor, terus ada Bani juga yang mau ekotan. Continue reading “285. Mudik Banda Aceh – Medan”

284. Menjelang Lebaran 1428

Doh, kenapa juga ini datengnya telat?

Saya membathin waktu “greeting-card” lebaran diserahkan manager saya untuk dieksekusi (baca: dikasih label dan dikasih alamat) dan dibagi ke pelanggan Halo Club (Platinum & Gold) seantero Nanggroe Aceh Darusallam (Syaaah..) Geto diserahkan saya langsung protes ke Pak Manager kenapa ini greeting dateng pas Jumat sore kayak gini? Udah dipenghujung wiken lagi dan next week udah lebaran? Apa sempat mendistribusikannya ini Pak? Ya, saya protest.

Hehe.. dia juga bingung, “Lah saya juga kagak tau, bik” (dia manggil saya Abik, pake K), “Ini juga saya baru terima dan harus tanda tangan sak abrek-abrek gini” Terus dia imbuhkan “Mana lagi sejaman lagi saya udah terbang dan abis lebaran baru balek” Hmm, si Bapak memang mau cuti panjang.

Howalah, ya suu-lah. Si Bapak juga baru terima dan tidak tau menahu. Fine, ini simple, artinya saya harus lembur kalau mau paket ini teranter ke seluruh pelanggan Halo Club (Platinum & Gold) seantero Nanggroe Aceh Darussalam (Syaaahh.. hihi, ini pengulangan!). Yang berarti lagi Sabtu dan Minggu si fanny harus merelakan suaminya tidak dirumah untuk di ajak cerita atau sakadar diisengin. Yah, kamu harus rela hon. Ini juga demi kau dan sibuat hati. (halah)

Dan tidak perlu dijelaskan kenapa sabtu kemaren dan minggu ini saya nongol di kantor. Dan rencana mau belanja belinji kebutuhan pokok di “Pasar Peunayoung” tertunda terus. Akibatnya apa? Yah, telur dadar (second variant : telur mata sapi) dan Ikan Sardine Kaleng ber-merk ABC (masakan andalan istri saya huehehe..) terus menerus bergantian dengan setia menemani saya sahur dan berbuka. Argghh… kembalikan Sotong, Ikan rambe, dan Ikan Tongkol kesukaan sayaaaa… Kembalikan.. Huahuauha.. Geli sendiri. 😀

Yang melegakan buat saya, kayak sabtu semalem. Undangan buka-bersama dirumah Kak wenny, salah satu relasi saya, menyelamatkan saya dari “Telur dan Ikan Sardines” Hohoho.. Sepuasnya saya makan Soto dan Ayam panggang. Jarang-jarang geto loah. Lagian dirumah juga belum belanja jadi yah kesimpulannya “Terselamatkan” Hooraaayy!

Menjelang lebaran, sibuk.. sibuk euy!

Abe Poetra
*Lebaran sebentar lagi?
*Jangan lupa membayar zakat (towa) 😀