Month: December 2007

294. Tawaran Harian Global

Hari ini ada e-mail masuk ke inbox saya, isinya menarik :

Saya baru tahu kalau yang selama ini sering nulis di ilmukomputer ternyata anak USU. Hebat!

Btw, saya Vinsensius Sitepu mengundang Putra menulis untuk Harian Global di rubrik Multimedia. Tema artikel seputar dunia TIK, baik dalam bentuk artikel opini ataupun tutorial. Besar harapan saya kamu nulis untuk global. Panjang artikel sekitar 1200 kata.

Salam hangat,

Vinsensius Sitepu
(redaktur)

Belajar Menulis

Boleh yah cerita jadul, saya memang suka menulis “karena menulis adalah berbagi” menurut saya. Saya belajar banyak menulis ketika di ajak RSW mengurus IKC. Pada saat itu, taon 2003 yang lalu (yikes, it’s been 4 taon yah), saya beruntung sekali diajak ngurusin IKC dan resmi sebagai pengurus. Sebelum jadi pengurus, Si Om RSW mengajukan syarat bahwa untuk menjadi pengurus haruslah mebuat tulisan untuk IKC. Well, dalam keadaan terpaksa tentu saja dibantu dengan template yang beliau buat saya berhasil membuat satu tulisan (hip hip huray). Tak lama, menyusul tulisan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Haha, saya malah jadi suka menulis setelahnya. Nulis dimana ada kesempatan, di media kampus, website kursus tempat saya pernah ngajar, terus juga nulis di media internal perusahaan, dan satu yang paling kasat mata adalah nulis di blog ini (lagi-lagi, serasa blog salep). Katanya sih yang paling berat dalam menulis adalah mengetikkan “kata pertama”, tapi setelah itu lancar. Kebiasaan menulis ini sangat berguna sekali hihi setidaknya untuk berbagi elmu kanuragan saya yg cetek ini. Eh, iyah.. dari e-mailnya dapat ditebak yg mengirim, Vinsensius Sitepu tau saya dari situsnya IKC hoho.. Thanks berat saya buat si Om Berat hihi.. maafkan Om, daku tidak aktif 🙂 Continue reading “294. Tawaran Harian Global”

293. Photo Pasca Kebakaran Bandara Polonia Medan

Peristiwa “Kebakaran Bandara Polonia Medan“, sebenarnya, sudah dari kemarin tanggal 2 Desember 2007 (kira-kira pukul 21:00 WIB) terjadi. Pada kesempatan kali saya mau menyuguhi foto bandara polonia paska kebakaran. Penting? hihi, menurut sebagian orang sih gak penting dan sebagian orang lagi bilang ini gak penting sekaleee.. (yeah, narsis adalah nama tengah saya)

Sama seperti thread Jatuhnya Pesawat Mandala di Medan, dimana saya sempat mengupdate foto-foto nya. Waktu itu kebetulan sama si bayou mau ke Warkop Harapan cari makan malem, eh ternyata bangkai pesawat lagi diangkatin. Ya udah saya ambil aja fotonya pake kamera henpon. Sama seperti foto-foto kali ini, wiken kemarin waktu mau ke Aceh sempat kaget, shock, melihat pemandangan yang tidak lazim. Ini bandara lagi ada hajatan kali ye? Segera ambil henpon, terus moto-moto dah.

Karena kebakaran tersebutlah keberangkatan domestik ditempatkan digedung serbaguna dan diperluas dengan tenda-tenda darurat. Untuk melihat foto KETIKA terjadinya kebakaran, silahkan sambangi detik foto. Terus fyi, tempat kejadian perkara juga sudah di investigasi oleh pihak yang berwajib. Yeah, streaming sangat lemots kalau pake koneksi pas-pasan (dirumah kontrakan dengan koneksi flash tanpa triji hiks..)

Silahkan dinikmati foto-foto (beneran) amatir berikut. Seandainya, ya ini seandainya yah, kalau ada yang mau ambil fotonya silahkan saja tapi tulung sebutkan sumbernya hihi.. berasa blog salep. Juga kalau foto diambil untuk kepentingan yang komersial tidak perlu izin, silahkan saja, tapi tetep harus sebutkan sumbernya. 😀 Continue reading “293. Photo Pasca Kebakaran Bandara Polonia Medan”

292. Buku : Marketing Genius, Marketing Klasik Indonesia, dan Winning Customer Loyalti

Whoaaloo Eperibadihh..

Sudah lama saya tidak ke Gramedia. Have I told you already kalau di Aceh tidak ada jejaring Gramedia. Hal ini terkadang membuat saya kewalahan untuk meng-update elmu kanuragan pengetahuan saya. Salah satu hobi saya yang lain (selain makan) adalah membaca buku, makanya disela kesibukan saya (makan plus tidur) terkadang saya sempat-sempatkan untuk mengunjungi toko buku.

Buku yang kira-kira bagus pasti saya beli, dan yang tidak bagus tidak saya beli (ya eyalah be..) Siyalnya, terkadang kalau sudah di toko buku terus waktu di kasier buku-buku yg saya anggap bagus itu kalah jumlahnya dengan komik-komik yg memang saya koleksi. Dem. Yah, saya suka sekali manga dan anime. Tidak usah dijelaskan kenapa saya gabung di pojokkan tempat ngumpul manga en anime freak. Haha, tidak usah dijelaskan alasannya kan?

Update Koleksi Buku

Wokeh, singkat saja. Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk mengikuti “meeting budget Departemen PCM dan CRM” di Medan. Kesempatan ini tentu saja tidak saya lewatkan untuk mampir di Gramedia Sun Plaza Medan. Buanyak sekali buku baru dan inspiratif, tapi kayaknya tiga buku ini yang mengikat hati saya. Membuat saya langsung cinta pada pandangan pertama dan tidak jemari ini tidak mau lepas ketika sudah memegangnya, lengket dan tidak mau lepas. (hihi.. hiperbolis). Selain tiga buku ini, saya juga membeli komik sekitar 7 atau 8 yah. (see, selalu komiknya paling banyak dibeli dibanding buku bagusnya) 😀

Saya tidak begitu pinter untuk membuat sebuah resensi buku. Pun, saya tidak begitu jago untuk menjabarkan kelemahan dan kekurangan buku ini karena memang kompetensi saya tidak disitu. Jadi saya akan mengulas sedikit (sekali) saja untuk ketiga buku ini. Syukur-syukur pembaca blog ini sudah membaca buku ini dan bisa sharing tentang satu atau ketiga buku ini. Haha.. kinda nanggung, tapi gak popo lah, sing penting kalau kita ada niyat pasti ada jalan. Banyak jalan ke Roma, tapi ngapain jalan kalau ada pesawat? (kyak, kok jadi gak nyambung)

Ada tiga buku yang saya beli. Marketing Genius, kemudian Marketing Klasik Indonesia, dan satu lagi yang mendukung pekerjaan saya, buku Winning Customer Loyalti. Ketiganya menurut saya sangat layak beli. Bagoooosss, kalau kata anak geol bilang. 😉 Continue reading “292. Buku : Marketing Genius, Marketing Klasik Indonesia, dan Winning Customer Loyalti”

291. TOMPI – Jazz In The City

Proposal itu sudah beberapa hari ngendon di teman-teman sales & marketing dengan manisnya.

Belum di follow up karena memang mereka pada sibuk “ngurusin dan mengedukasi jemaah haji” untuk menggunakan kartu selular Tsel di Arab nantinya. Begitu proposal mereka review mereka mengusulkan ke kita yang di CRM (Customer Relationship Management) untuk berkolaborasi memikirkan program apa yang cucok untuk acara ini. Proposal apaan sih Be? Yah, biasalah proposal kegiatan sponsorship untuk event. Kali ini bintangya adalah TOMPI (saya bulet). Karena sponsor utama sudah di ambil oleh A-mild, kita Tsel ambil posisi sebagai sponsor pendamping.

A-mild juga yang ngasih title “Jazz In The City Feauturing TOMPI (saya bulet)”. Dari hasil meeting sambil makan gorengan yang dibeli depan pom bensin kuta alam kemaren (inget intinya adalah “makan gorengan” bukan pada meetingnya hihi..), kita putuskan kalau itu bisa menjadi program loyalitas untuk community SimpatiZONE dan Gen’ Asik dengan menggandeng PCM Departemen. Gitu kita usulkan ke pihak PCM mereka langsung “yoih-yoih” setuju gitu. Oke the party is begin.. Dan nantinya Tompi akan menggoyang Gedung AAC Dayan Daud di Universitas Syiah Kuala.

Teuku Adi Fitrian alias TOMPI

Secara fisik saya tidak pernah bertemu dengan Tompi, tapi tidak saya fungkiri (pake “f”) kalau lagu-lagunya selalu saya puter di iPod, N73, dan komputer lawas dirumah. Sangking seringnya saya puter Tompi ini sampek-sampek saya gendut dan kelebihan lemak begini (iyah, ini memang gak nyambung). Oke be serious.. sebenernya Tompi ini saya kenal Ramadhan tahun lalu. Ya, Album yang bertajuk “Soulful Ramadhan” khatam sudah saya dengerin. 😀

Tompi nama aselinya adalah Teuku Adi Fitrian. Pria yang lahir di Lhokseumawe (6 jam dari medan kalau naek avanza) ini lulusan kedokteran Universitas Indonesia dan sekarang ini sedang mengambil spesialisasi di Bedah Plastik disela-sela kesibukannya sebagai artis. Satu korelasi di acara ini adalah, yang mengundang Tompi ke Banda Aceh adalah anak-anak HMI Kedokteran Unsyiah. Well, asal jangan nanti si Tompi nembang tentang istilah-istilah kedokteran aja haha.. Oh iyah, mungkin saya tidak perlu lagi menerangkan profile si Adi Fitrian yang memiliki vokal serak-serak tinggi ini karena sudah cukup buannyaakk biografi tentang si Tompi ini di internet.

Coba baca : Ini, ini, dan sebagai pelengkap baca ini.

Bagi-bagi 160 Tiket Gratis

Uhm, seperti kesepakatan waktu “ngumpul sambil makan gorengan” (baca: meeting) kemaren. Pihak sales en marketing ngambil jatah untuk promosi dan branding serta memberikan hadiah untuk pelanggan yang mengaktifkan NSP Tompi. Untuk itu mereka juga sudah naekkan iklan di radio, kerjasama dengan radio Nikoya FM Banda Aceh.

Sementara saya dan rekan-rekan di CRM yang menggandeng Departemen Loyalti (PCM) memberikan 160 tiket Tompi gratis untuk pelanggan komunitas SimpatiZONE dan Gen Asik. Untuk 160 tiket dibagi menjadi 2 kategori. Yaitu 80 tiket untuk pelanggan komunitas eksisting dan 80 tiket lagi untuk pelanggan komunitas yang baru. Dan ini kita kolaborasi dengan broadcasting dari teman sales di radio Nikoya FM juga.

Tanggung jawab pembagian tiket penuh di Saya selaku staff CRM (yang baik dan benar), karena memang yang megang loyalti adalah saya termasuk membagikan suvenir dan bday cake. Metoda penyortiran data untuk pelanggan eksisting based on lama berlangganan dan usage perbulan tentunya. Yah, pelanggan yang loyalitasnya tinggi tentu saja mendapat prioritas. Haha, jadi inget postingan Pakde tentang Pascabayar loyal yang gak pernah dapet gimmick ataupun hadiah. 😀

Well, eperibadih..
Karena beli 160 tiket kita dapet bonus 3 tiket gretongan, Aseekk.. But Wait!! Continue reading “291. TOMPI – Jazz In The City”