291. TOMPI – Jazz In The City

Proposal itu sudah beberapa hari ngendon di teman-teman sales & marketing dengan manisnya.

Belum di follow up karena memang mereka pada sibuk “ngurusin dan mengedukasi jemaah haji” untuk menggunakan kartu selular Tsel di Arab nantinya. Begitu proposal mereka review mereka mengusulkan ke kita yang di CRM (Customer Relationship Management) untuk berkolaborasi memikirkan program apa yang cucok untuk acara ini. Proposal apaan sih Be? Yah, biasalah proposal kegiatan sponsorship untuk event. Kali ini bintangya adalah TOMPI (saya bulet). Karena sponsor utama sudah di ambil oleh A-mild, kita Tsel ambil posisi sebagai sponsor pendamping.

A-mild juga yang ngasih title “Jazz In The City Feauturing TOMPI (saya bulet)”. Dari hasil meeting sambil makan gorengan yang dibeli depan pom bensin kuta alam kemaren (inget intinya adalah “makan gorengan” bukan pada meetingnya hihi..), kita putuskan kalau itu bisa menjadi program loyalitas untuk community SimpatiZONE dan Gen’ Asik dengan menggandeng PCM Departemen. Gitu kita usulkan ke pihak PCM mereka langsung “yoih-yoih” setuju gitu. Oke the party is begin.. Dan nantinya Tompi akan menggoyang Gedung AAC Dayan Daud di Universitas Syiah Kuala.

Teuku Adi Fitrian alias TOMPI

Secara fisik saya tidak pernah bertemu dengan Tompi, tapi tidak saya fungkiri (pake “f”) kalau lagu-lagunya selalu saya puter di iPod, N73, dan komputer lawas dirumah. Sangking seringnya saya puter Tompi ini sampek-sampek saya gendut dan kelebihan lemak begini (iyah, ini memang gak nyambung). Oke be serious.. sebenernya Tompi ini saya kenal Ramadhan tahun lalu. Ya, Album yang bertajuk “Soulful Ramadhan” khatam sudah saya dengerin. πŸ˜€

Tompi nama aselinya adalah Teuku Adi Fitrian. Pria yang lahir di Lhokseumawe (6 jam dari medan kalau naek avanza) ini lulusan kedokteran Universitas Indonesia dan sekarang ini sedang mengambil spesialisasi di Bedah Plastik disela-sela kesibukannya sebagai artis. Satu korelasi di acara ini adalah, yang mengundang Tompi ke Banda Aceh adalah anak-anak HMI Kedokteran Unsyiah. Well, asal jangan nanti si Tompi nembang tentang istilah-istilah kedokteran aja haha.. Oh iyah, mungkin saya tidak perlu lagi menerangkan profile si Adi Fitrian yang memiliki vokal serak-serak tinggi ini karena sudah cukup buannyaakk biografi tentang si Tompi ini di internet.

Coba baca : Ini, ini, dan sebagai pelengkap baca ini.

Bagi-bagi 160 Tiket Gratis

Uhm, seperti kesepakatan waktu “ngumpul sambil makan gorengan” (baca: meeting) kemaren. Pihak sales en marketing ngambil jatah untuk promosi dan branding serta memberikan hadiah untuk pelanggan yang mengaktifkan NSP Tompi. Untuk itu mereka juga sudah naekkan iklan di radio, kerjasama dengan radio Nikoya FM Banda Aceh.

Sementara saya dan rekan-rekan di CRM yang menggandeng Departemen Loyalti (PCM) memberikan 160 tiket Tompi gratis untuk pelanggan komunitas SimpatiZONE dan Gen Asik. Untuk 160 tiket dibagi menjadi 2 kategori. Yaitu 80 tiket untuk pelanggan komunitas eksisting dan 80 tiket lagi untuk pelanggan komunitas yang baru. Dan ini kita kolaborasi dengan broadcasting dari teman sales di radio Nikoya FM juga.

Tanggung jawab pembagian tiket penuh di Saya selaku staff CRM (yang baik dan benar), karena memang yang megang loyalti adalah saya termasuk membagikan suvenir dan bday cake. Metoda penyortiran data untuk pelanggan eksisting based on lama berlangganan dan usage perbulan tentunya. Yah, pelanggan yang loyalitasnya tinggi tentu saja mendapat prioritas. Haha, jadi inget postingan Pakde tentang Pascabayar loyal yang gak pernah dapet gimmick ataupun hadiah. πŸ˜€

Well, eperibadih..
Karena beli 160 tiket kita dapet bonus 3 tiket gretongan, Aseekk.. But Wait!!

Update Sebelum Publish

Uhukk, sebenernya belum pantes disebut update wong di publish aja belum? Hihi, tapi sebenernya ini draftnya udah dari semalem dibuat, tapi karena kemaren surfing sembari nyuci sempak jadi gak konsentrasi antara nungguin mesin cuci dan ngetik (halah). Baru sempat malem ini mau publish cerita tentang TOMPI ini. Sebenernya thread ini semulanya akan berakhir dengan kalimat “Siapa yang mau tiket nonton Tompi di Banda Aceh bersama Saya?” Dan saya akan menjawab “silahkan daftar SimpatiZone atau GenAsik nanti saya coba daftarkan dan kasih tiketnya”. Yeah, ternyata ceritanya berubah..

Kenapa berubah? Lah, tadi abis maghrib sebelum saya pulang ke rumah ada nota dinas dateng untuk menghadiri meeting koordinasi bagian PCMD dan CRM Graphari berlokasi di MEDAN (my hometown). Yang diminta dateng adalah Supervisor saya. Tapi karena beliau lagi cuti, maka Pak manager disposisi ke saya untuk menghadiri meeting. Ahooy Mateyy.. berarti saya tidak bisa melihat Tompi. Tidak mengapa asal saya bisa melihat Fanny dan Athallah yang sampek Januari nanti stay di Medan. Well, mungkin TOMPI (saya bulet) belum beruntung ketemu saya hohoho.. πŸ˜‰

Ya begitulah adanya kenapa ada update sebelum dipublish. Karena saya pergi ke medan, saya minta tulung ke wira untuk neruskan tugas saya termasuk nanti bagi-bagi tiket untuk pelanggan yang daftar melalui sms ataupun radio. Hihi.. Kalau ada yang mau tiket dan kalau memang masih ada, coba tilpun aja ke GraPARI dan minta di sambungi ke wira. Kalau anda cewek cantik mungkin dia gak bakal ngasih, tapi nek.. kalau cowok ganteng, di jamin deh langsung dikasih.. ya, ya, dia sebenernya… (lareeee.. takut ditimpuk)

Jazz In The City Featuring TOMPI

Abe Poetra
*Kalau di fikir suara Tompi cempreng gitu kayaknya..
*Tapi kok asyik yah ditelinga? Aneh.. πŸ˜‰

Advertisements

28 thoughts on “291. TOMPI – Jazz In The City

  1. 1. Para jemaah haji udah pada ikutan Matrix Haji semua, Bie… :~~
    2. Tompi wkt itu pernah tampil di SenCi, acara apa gt, tp pengunjung cuek saja tuh. Ga byk yg tertarik menonton dia. Mgkn audience nya ga sesuai..

  2. Salam kenal buat mas abe.

    Bener kata mas abe, tompi itu suaranya cempreng tapi kalau buat musik jazz cocok kayaknya (padahal ga ngerti dunia musik)…

    Saya jadi suka jazz gara2 tompi mas….

  3. abe… miko masup koran.. wakakka

    Mount Tea Dukung Pembagian Takjil
    Jum’at, 28/09/2007

    MEDAN(SINDO) – Pembagian makanan berbuka (takjil) gratis yang digelar harian Seputar Indonesia (koran SINDO) awal pekan ini disambut positif banyak pihak.

    Garuda Food bahkan langsung mendukung kegiatan ini dengan turut membagikan produk Mount Tea kepada pengguna jalan. ”Kita senang karena telah membantu dan memudahkan masyarakat yang berada di jalan pada waktu berbuka puasa,” ucap Rudi Gurnawan, staf Promosi Mount Tea Garuda Food, di sela-sela pembagian takjil. Dukungan juga disampaikan Miko Ahmad, staf Promotion Medan dari Exelcomindo Pratama (XL).

    Menurut dia, pembagian takjil itu seharusnya tidak hanya dilakukan dua kali. ”Melihat antusias masyarakat, rasanya kami ingin sekali melakukan kembali kegiatan ini bersama koran SINDO,” jelasnya. Selain PT Garuda Food dan Exelcomindo Pratama, pembagian takjil koran SINDO didukung Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dinas Kesehatan Kota Medan, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi),Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), PT Sinar Permata Deli (SPD), dan PT Askes.

    ”Tujuan kita menyelenggarakan kegiatan ini tak lain adalah untuk mendekatkan diri kepada para pembaca koran SINDO edisi Sumatera Utara. Insya Allah kegiatan serupa bisa kita lakukan di masa mendatang dengan materi yang lebih baik,” ujar Indra Gunawan, Kepala Biro Harian Seputar Indonesia (koran SINDO) di Medan. (reza shahab)

  4. Tompi selalu ngasih kejutan disetiap penampilanya, dan bakal bikin semua orang terkaget-kaget deh…

    **udah 5 kali liat konsernya dan selalu merasa excited πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s