Athallah Ke Dokter Gigi (Photos)

“Mah, ayo kita ke doktey gigi.. Gigi Abang cakit..”

Bolak-balik si Athallah, anak saya, bilang ke Mamah-nya seperti itu sambil lesu tidak bergairah (mungkin nahankan sakit jadi pendiem). Kami semula fikir ini si Abang asal ngomong aja. Apa mungkin dia berani ke Dokter Gigi? Anak ini 3 tahun juga belum? Kalau sakit gigi-nya saya percaya hihi.. dia hobinya ngemut permen sama makan ice cream terus. Gigik nya geripis tak terhingga hehe..

Karena gak yakinlah makanya pas sore si Abang minta ke Dokter Gigi kami tidak langsung membawanya kesana. Mamanya hanya ngasih obat Tempra yg ada dilemari obat. Jelas ditulis dibotol Tempra nya kalau tuh obat bisa ngobati sakit gigi. Istri coba tanya ke kakaknya yg Dokter Gigi dan bener memang obat sakit gigi pada anak adalah obat yg mengandung Parasetamol. Sanmol juga bisa sih.

Okey back to topic, ternyata Tempra nyembuhkan buat sementara aja. Malemnya si Abang lesu lagi. Kami tebak gigi nya kambuh lagi. Bener. Dia langsung ngerengek lagi “Mah abang ke dokter gigi, Pah ayo ke dokter gigi”. Karena sudah malem kami janjikan besoknya ke Dokter Gigi, abis papah pulang kantor. Dia setuju.

Besoknya pulang kantor, gitu sampek rumah, si Abang langsung kegirangan karena tau akan dibawa ke Dokter Gigi. Hadoh-hadoh, ini anak beneran gak ada takutnya kata mamahnya. Haha.. Gitu nyampek ke tempat dokter gigi, langsung cengengesan. Disuruh naik ke kursi tempat pembantaian perawatan gigi langsung mau, disuruh ngangak juga mau, dikorek, dibersihkan karang gigi-nya, gak ada komplain dan rewel, tenang setenang-tenangnya. DOH, BANGGA sekali rasanya, si pemberani ini tiada gentar diorat-oret giginya. GOOD JOB MY SON. Coba aja lihat photo-photonya.





Bangga sungguh papah-nya dibuat. Setelah karang gigi-nya dibersihin, entah karena memang itu penyebabnya atau karena faktor psikologi-nya terpuaskan (jumpa dokter gigi) si Abang cengengesan langsung bilang “Mah, abang udah cembuh..” teros lari kesana kemari ditempat dokter gigi itu sembari nunggu papahnya bersihin karang gigi plus nambal gigi.

Hehe… Sebenernya yg takut ke Dokter Gigi adalah Papahnya (baca: Saya) wakakaka… karena si Abang berani, papah juga berani nak. (halah)

KESIMPULAN :

1. Kenapa si Athallah bisa mengerti kalau sakit gigi wajib ke Dokter Gigi? Kayaknya dia belajar dari kartun-kartun yang ada di PlayHouse Disney mengajarinya untuk itu (sama juga waktu dia belajar sikat gigi dari Special Agent OSO).

2. Kenapa juga dia TIDAK TAKUT ke Dokter Gigi kemungkinan besar karena mamahnya sering ke Dokter Gigi untuk perawatan kawat giginya. Saking seringnya dia ikut ke klinik Gigi dan pastinya sering lihat bor gigi, lihat dokter gigi ngerjain pasien, jadi dia GAK TAKUT lagi dengan yg namanya ke Dokter Gigi. Syukurlah.. 🙂

Related posting: Athallah Tsaqib JP

Advertisements

4 thoughts on “Athallah Ke Dokter Gigi (Photos)

  1. kalu makan permen sama eskrem sikat gigi kali kalu snsitif gigi ya pakai pasta gigi yg snsitif ya pasti gak bolng kali yayaya

  2. Sering-sering kontrol ya, Athallah. Walaupun nggak sakit, datang ke dokter gigi 6 bulan sekali.

    Masih kecil tapi udah ada karang gigi, artinya Athallah harus lebih benar lagi sikat giginya dan jaga makanan dan minumannya.

    Tapi, Athallah pintar, nggak takut ke dokter gigi. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s