Month: February 2013

Merchandising itu bukan memberikan hadiah

“Saya fikir besi dari PT. Baja Deli yang paling laku dipasaran. Eh ternyata market share baja dari PT. Growth Steel Sumatera yang lebih dominant”.

Begitu jawaban saya ketika dijelaskan sama manager PT. Growth Steel Sumatera ketika saya menganterkan perdana As untuk karyawan mereka.

Sebagai informasi saja, PT. Growth Steel (GS) dan PT. Putra Baja Deli (BD) sama-sama perusahaan manufaktur Besi Baja. Beberapa dari produknya adalah baja tanam, baja beton bertulang, besi fondasi siku, baja ulir, dan lain sebagainya.

Dijelaskan lagi sama Pak Manager Growth Steel tersebut bahwasanya sebenernya Baja Deli itu pemain baru. Baru 2004 kemarin buka, sementara Growth Steel sendiri sudah berdiri sejak 1970. Seharusnya secara experience beda 34 tahun tapi apa yang terjadi? Pernah dengar pun tidak saya tentang Growth Steel. Malah saya lebih kenal sama Besi Baja Deli. Makanya Saya spontan jawab bahwasannya BD yang paling banyak dipakai. Well, si Manager juga bingung kenapa bisa saya jawab Baja Deli.

Sampai sini sebenernya sih saya sudah faham benar. Analisa sederhana Saya sederhana. Sebenernya GS kurang melakukan merchandising dibandingkan BD. Ketika saya coba sharing tentang apa itu Merchandising, malah si Manager GS tersebut jawab “Oooo, ngasih-ngasih merchandise ya pak, souvenir gitu ya pak.” Kemudian dia juga nambahkan “Memang sih, kita gak pernah buat souvenir untuk dibagi-bagikan pak”. Owalah, saya gak heran lagi jadinya kenapa BD lebih well known daripada GS. Continue reading “Merchandising itu bukan memberikan hadiah”