Month: July 2014

Dek Agi & Om Fajar

My son, Agi, digendong Om-nya.. Dengan berat 22 kilo cukup buat berkeringat juga hehe.. ^_^

Selamat lebaran day-2 everyone.. 😉 – with Fanny and Sullivan at Rumah Atok Novan

View on Path

Advertisements

Unsung Heroes Majalah TEMPO

Majalah Tempo Minggu ini mengangkat topik “UNSUNG HERO” yg menjelaskan penomena kemenangan JOKOWI dipemilihan presiden adalah “RELAWAN”.

Oh well, UNSUNG HERO yang Indonesianya “RELAWAN” atau “Pahlawan Gak Dikenal” ini yg bekerja tanpa pamrih yg bahkan, dalam hal ini Jokowi, ndak kenal yg support siapa saja, yg bantu nama-namanya siapa aja.

Prinsip sukarela dan iklash yg jadi dasarnya kenapa “konser 2 jari” kemarin bisa terwujud. Ini yg kemarin saya sharing, walau ragu, akhirnya Gunawan Muhammad dan mungkin siapa saja yg sama menjadi berpihak.

Karena ini bukan tentang Jokowi tapi TENTANG KITA kata beliau.

I do respect to Prabowo, beberapa ceritanya even makes me bungah dan bangga. Luar biasanya beliau sayang kepada negara ini. Akan tetapi Prabowo has everything but UNSUNG HERO.

Masa mengambang, penuh kebimbangan, & gak punya prinsip memilih kayak saya banyak. Makanya capres, baik pak prabowo atau pak jokowi, membutuhkan relawan untuk meyakinkan bukan malah menghitamkan kampanye yg memburukkan satu sama lain.

Kalau saya, sama kayak temen saya, dukung presidennya dan KRITISI kebijaksanaannga. Siapapun dia.. ^_^

Ini pribadi, kenapa Majalah Tempo minggu ini mengusung “UNSUNG HERO” kayaknya terinspirasi sama cerita video dgn judul yg sama yg dikeluarkan “Thai Insurance”. Orang biasa, gak dikenal, helfpul, gak bakal kaya, selalu bisa jadi pahlawan.. 😉

Mungkin sudah pada lihat videonya yah, touching.. Bagus banget..

Lihat arti “Unsung Hero”:
http://en.m.wiktionary.org/wiki/unsung_hero

Itu aja kayaknya.. Selamat Lebaran Hari Ke-2 mohon maaf lahir & bathin..

View on Path

BSC Telkomsel Padang Harapan Bengkulu

Guys.. Actually, I’m not finished yet, sharing cerita tadi, Moehammad Iqbal Amir, seorang tukang solder handal yg accidentally kerja di Telkomsel.. ^_^

To make long story short, setelah soldar-solder dilakukan, kabel yg agak mirip sama RJ45 itupun selesai. Kabel apa itu saya ndak faham, jangankan saya dia sendiri pas ditanya itu buat kabel apa jawabnya singkat..

“Ini anu bang, untuk di bts kita supaya apa..”

Mungkin karena puasa atau memang tidak bisa berbahasa, yg saya fahami itu kabel berguna banget. Yah setidaknya menurut dia.. ^_^

Kepo dan want to know, saya ikuti si tukang solder kunjungan ke site. Owh, ternyata BSC Padang Harapan Bengkulu yg dikunjunginya. Ternyata itu kabel diperlukan banget untuk “menganukan apanya supaya anunya” bisa lantjar. Sehingga revenue bisa tokcer lah..

Hahaha.. Untuk itu ternyata fungsinya, aku fikir untuk benerin TV atau sanyo pompa air..

Itu aja guys ceritanya, memang surrounding secara experience makin lebih baik lagi..

Kalau gak faham cerita ini karena banyak “variabel” nya ya ndak papa, kadang begitulah kita berkomunikasi, gak faham yg penting satu hati.. Asseekkk..

^_^ – with Moehammad, Dona, Ardee, Deniel , Dedy, Andri T, Dimas [iNyong], wahyudanto , Rofik, Pukornov, Deddy, ridho, Rebecca, Paino, Bambang, Syahruna, and rizal

View on Path

Setiap Anak Terlahir CERDAS!

SELAMAT HARI ANAK.

http://id.m.wikipedia.org/wiki/Hari_Anak

Oiyah, semua anak itu katanya cerdas dan tidak ada yg bodoh. Karena memang kecerdasan itu gak bisa dihitung berdasarkan IQ Saja tapi banyak hal.

Multiple Inteligence (Kecerdasan Majemuk) kalau Howard Gardner bilang. Ini saya coba pastekan apa yg beliau bilang:

Howard Gardner, 8 (delapan) kecerdasan :
» Cerdas Bahasa
» Cerdas Matematika
» Cerdas Gerak
» Cerdas Gambar
» Cerdas Diri
» Cerdas Gaul
» Cerdas Alam
» Cerdas Musik

Jadi singkatnya kata beliau. Guru itu hanya fasilitator saja, karna semua muridnya cerdas. Tidak ada lg murid yg bodoh. Semua murid itu cerdas hanya memiliki cara yg berbeda utk belajar.

Beralasan kenapa raport untuk anak SD yg berkurikulum 2013 gak ada nilainya, hanya kata-kata saja. Karena itu tadi. We believe that our children are SMART!

🙂 – with Bram Maretta at Telkomsel Grapari Bengkulu

View on Path