Month: April 2015

All Supervisor Telkomsel Branch Bengkulu

Guys, Percayalah!

Sebenernya ndak ada satupun dari kami yg bisa main musik. Kalaupun diantara kami ada yg punya bakat terpendam, itu saya jamin terpendamnya dalem banget (susah galinya) hihihi.. ^_^

Mumpung lagi di Lahat, kita coba genjrang genjreng bareng di broadband corner Transputer. Iyah walaupun lagunya kemana musiknya kemana dan liriknya ndak pas gk ada yg protest.

Iyah, walaupun wahyudanto nyanyinya kayak baca puisi, terus kajon nya dipukul bro DR gak pas biramanya, tapi tetap ndak ada yg protest. Soalnya yg lain “segendang sepenarian” juga, alias ndak ada yg bisa juga wkwkwk..

Kalau saja tuan Terrence Fletcher –si botak jenius musik yg kejam dan yg ndak terima kesalahan sekecil apapun– sampai lihat cara kami main musik, mungkin kursi plus meja sudah pada beterbangan kayak nasib Andrew waktu mainkan drum gak pas temponya. (Whiplash, 2014, IMDB rating 8.6)

http://m.imdb.com/title/tt2582802/

Selamat makan siang semuanya.. 😀

Eh btw, yg minta acara talent pool-nya dibuat di Lahat malah ndak dateng gaes.
*tagging kang acuy 😉

– – with Aris, Ardee, David, Bambang, Arie, @cuY, wahyudanto , Deddy, ridho, and Paino at Lahat

View on Path

Loopstik 2015

Hajatan yg paling ditunggu warga semenanjung pantai malabero yg broadband juga digital ini.. Halah.. ^_^

LOOPSTIK 2015
(Loop Akustikan Jualan Internet)

Selamat untuk Appendix, juara Loopstik 2014, mendapatkan royalti Rp.11juta dari lagu mereka yg dijadikan NSP. Akhirnya mereka bisa beli alat musik sendiri yah.. ^_^

Maju terus Musik (NSP) Indonesiaa. Thanks kawan-kawan Y&C utk segala supportnya. Makasih jg untuk kawan-kawan regional.. *menjura hormat*

Dan tentunya, supaya kekinian, saya dan kawan-kawan SwaFoto (Selfie).

– – with Moehammad, Gus, Ardee, Andri T, syawal, Bambang, Fanny, Heri, Rebecca, Deddy, ridho, Paino, Meldy, Syahruna, and Gioliano at Telkomsel Grapari Bengkulu

View on Path

Padanan kata “Selfie”

Guys.. Seperti yg dituliskan pak Amal di halaman Facebooknya.. ^_^

Well, pribadi saya lebih nyaman pakai kata “Selfie” daripada kata “Swafoto”. Dan malah agak aneh kalau pakai kata “Narsisisme” daripada “Narsisme” 😉

Persis sama, untuk penggunaan kata “Email” daripada “Surel”. Padahal sama-sama singkatan juga. Yang satu “Electronic Mail” dan padanan bahasa dari “Surat Elektronik”. Ho oh, sesuai selera saja sih ini. Dan ini subjektif memang kayak design.

Dan jangan marah kalau ada yg nyamakan kita dengan Anggrek atau Mawar (say what your fave flower here) waktu bilang “Kami ini NARSIS lho..”. Soalnya memang “narsis” itu sejenis bunga.

Hihi, soalnya saya pernah dibilang kayak gitu, tapi baru ngeh-nya malah baru pagi ini. Doh, gusti.. *tepok jidat*

Dari dulu, entah kenapalah yah, kalau Bahasa Indonesia nilai saya selalu ndak bagus. Kalau bahasa inggris? Yah itu segendang sepenarian. Maksudnya sama parahnya hehe.. 😁

Kadang menurut saya Bahasa Indonesia ini kelewatan rumitnya (eh atau kelewatan kaya-nya?). Satu daerah dengan daerah lain bisa beda arti, beda rasa. Terminologinya macem-macem. Halah, yg penting bisa berkomunikasi aja kali yah 😉

Dan sekarang lebih gampang. Soalnya ada wikipedia dan para begawan wiki-id yg cerdas dan berdedikasi utk menyeleksi serapan bahasa. Kalau ndak, bisa semua orang sesat bahasa kayak Saya. Terimakasih begawan wiki.. *NyebutnyaAlaKlinikTongFang*

Rujukan :

http://id.wikipedia.org/wiki/Swafoto
http://id.wikipedia.org/wiki/Narsisisme
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Narsis

Semangat pagi jiwa-jiwa yg narsis.. Eh jiwa yg sedang berbunga-bunga, halah.. 😄

View on Path

Konferensi Separuh Dunia – Konferensi Asia Afrika

TEMPO Magazine this week..

Bandung pasti riuh luar biasa minggu ini (18-24 April 2015). Ada helat Konferensi Asia Afrika (KAA), yg katanya majalah Tempo “Konferensi Separuh Dunia”.

The biggest conference, ever!

Btw, yg menarik itu di Angka Tempo. Beneran gk sih ada 60 kilogram batu akik pancawarna sebagai suvenir disiapkan sama pak Ridwan Kamil?

Memang lagi trending banget batu akik ini, tak terbantahkan. Udah masuk demamnya ke event international bahkan. What a phenomenon.. 😂😊😍

*summoning warga bandung..
*share donk suvenir batu akik nya.. ^_^

– – with Jalu, Hendy , Ardee, Gioliano, and Heriawan at Bengkulu

View on Path

Apple Watch Techcrunch

Image taken from Apple magazine, #181, 17 April 2015, page 10-11.

Apple Magazine this week raised the main issue “Star Wars, finally made available on digital HD”. Akan tetapi, malah berita “Apple Watch”, yg baru tgl 24 April 2015 nanti dikapalkan, lebih seksi untuk dibicarakan.. ^_^

Biasanya orang beli jam itu urutannya kayak gini: tunjuk, coba dipergelangan, cocok, bayar lalu bawa pulang. Well, beda dengan Jam Apple. Mereka meminta pelanggan untuk memilih 54 kombinasi (konfigurasi) yg ada sesuai selera pelanggan.

Mahal ndaknya tergantung bahan logam, tali jam, dan besaran jam. Kita diberi berbagai pilihan. Yah, mau naikkan User eXperince (UX) supaya wowing-lah ini.

See here:
http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/03/150310_bisnis_apple_watch

Ah, untuk lebih detailnya coba lihat sendiri. Darrell Etherington dari TechCrunch melihat experience-nya ditoko retail. You guys better cekidot:

http://techcrunch.com/gallery/a-guided-tour-of-the-apple-watch-retail-experience/

Uhm, btw, pada tatanan difusi inovasi saya itu golongan orang yang “Late Majority” bahkan kecenderungannya “Laggard”. Ho-oh, udah banyak yg pakai baru ikut-ikutan.

How about you guys. Ada yg “early adaptor” dan mau komentar? Hehe, shoot your comment below.. 😉

– – at Bengkulu

View on Path