The everything store: Jeff Beos & The Age of Amazon – Brad Stone

Kemarin di Bandara CGK, sebelum berangkat ke Bandung utk meeting terkait dgn kemitraan.

Sembari menunggu temen saya Eko dan Pak Syawal, saya sempatkan utk drafting hal penting utk dishare dari buku “The everything store: Jeff Bezos & The Age of Amazon” yg ditulis oleh Brad Stone.

Iyah, setuju, ini adalah buku bagus. Released 2013, saya lumayan telat bacanya hehe.. 😉

Ada 4 hal yang kebayang setelah membaca buku “The everything store” ini.

#1. Tim’s Laugh

Saya kebayang ketawanya tuan Bezos (also known as “Tim”, yang maut banget. Seluruh jajaran eksekutif nya faham kearah mana ketawa itu dibawa. Pria yg murah senyum ini, yg punya goofy face, mengumbar tawa bukan karena memang dia lagi senang hati tapi lebih sering karena mentertawakan ketidakmampuan eksekutifnya.

“You can’t misunderstand it,” kata Rick Dalzell, mantan Chief Information Officer. “ketawanya seolah menghakimi & menghukummu.”

http://startupbook.co/2013/10/11/heres-why-amazons-jeff-bezos-is-actually-laughing-at-you-not-with-you/

Well, entah kenapa, saya teringet sama ketawanya Direktur LeeGun difilm “Fated to Love” yg kemarin saya share.. 😉

2. Crafted New Products, Asap!

Selanjutnya, kebayang sama crafting new products, everyday, dan as soon as possible. Kebayang bagaimana mereka “mengemas” tiap product setiap akan dilaunch. Crafting secepatnya dan faster than conpetitor.

“For each new product, they craft their documents in the style of a press release. The goal is to frame a proposed initiative in the way a customer might hear about it for the first time.” — (the everything store)

Yang kebayang, they are always in rush,  “remarkable”. And yes they are remarkable.

3. A technology company, NOT a retailer

Yah, since ulang tahun yg ke-10 (2005), Amazon declare kalau mereka bukan lagi “retailer buku”. Mereka adalah perusahan jasa (toko) yang menjual segalanya. Makanya disebut “the everything store.” Sebuah perusahaan teknologi yg menjajakan semuanya.

Prinsipnya, menguatkan brand dan logo Amazon yg tanda swoosh kuning mengarah dari huruf A ke huruf Z dikata “AmaZone” (please see their logo details).

Pada saat itu Google as the #1 tech company, kiblat Bezos adalah bisa seminimalnya punya search engines sepowerfull buatan tuan Page & tuan Brin. Dan ini, kalimat Bezos terkait tech company, yg saya suka banget:
_____
“Perlakukan Google seperti gunung, benar kita tidak bisa memindahkannya, tapi kita bisa memanjatnya”.
_____

Sounds weak at first, tapi itu enthusiast, ndak tanggung-tanggung utk menjadi rivalnya Google. Optimis bisa seminimalnya sama. Bahkan kalau bisa tancepkan bendera diatasnya.

4# How Amazon Treat Their Employees

Salah satu yg membuat Bezos kesal adalah Google. Tidak hanya tekhnologinya yg lebih unggul, tapi karena banyaknya engineer Amazon yg dibajak oleh Google.

Well, katanya, working at Amazon is hell. Amazon push their employee parah banget. Kalau sempat baca ini juga:

http://mobile.nytimes.com/2015/08/16/technology/inside-amazon-wrestling-big-ideas-in-a-bruising-workplace.html?referrer=

Suasana kerja di Amazon beda dgn suasana kerja di benefit & athmosphere di Googleplex. Kalau Google menggratiskan semua kudapan & makanan utk seluruh pegawainya. Menyediakan fasilitas Gym, daycare for their children, dan kepemilikan saham juga.

Compare to Amazon. Kalau Amazon, ndak hanya kudapan dan makan siang bayar sendiri, bahkan utk parkir saja, setiap masuk kantor pegawainya mesti merogoh uang sendiri. See the difference. Ini kenapa pada pindah engineer nya.
_______

Mungkin itu aja. Secara penulisan dan tutur “Brad Stone” renyah utk difahami. Bisa dilihat profilenya Jeff Bezos gimana. Kerasa juga athmosphere kerja di Amazon gimana. Dan selalu, selalu ada dua sisi dalam mengupas dan menceritakan sebuah organisasi besar ataupun great people.

Apapun lah yah, Amazon inspiring me dan banyak orang.. ^_^

Selanjutnya apa sih itu “S-team”, kemudian kenapa algorithma mesin pencari A9 failed dan going nowhere? Padahal A9 sempat men-disrupt market search engines pada saat itu dan membuat Paige & Brin mengubah cara mengindex mesin pencari mereka?

Please iqra sendiri. I won’t let you dissapointed by spoils everything here wkkwwk.. Padahal mampunya berbagi hanya itu dowank. ^_^

Demikian. Salam olahraga.

– – at Aston Primera Pasteur Hotel

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s