Month: September 2015

Shop Fibonacci Care – Berbagi di GraPARI

Guys..

Rofik Satria, supervisor shop yg ngganteng walau ndak seganteng saya, doing something yg selalu kita sepakati dimari, BERBAGI.

Jadi sebelum toko buka, all salesman yg diatas bergantian seminggu sekali berbagi “everything” iyab, segalanya that you love most-lah.. ^_^

Kalau dia kasih nama “SFC” atau “Shop Fibonacci Care”.

Sama kayak ” Fibonacci Project” yg kita gaungkan antara triangle ndak terpisahkan sales-network-mitrAD, berharap incrementnya revenues seperti deret fibonacci.

SFC jg harapannya sama, increment knowledgenya atau minmalnya gap informasi internally yg dikoinkan tuan welch sebagai musuh utama organisasi jadi berkurang.. πŸ˜‰

Dan hari ini, iyah hari ini, Supervisor Sales Bengkulu Inner, Suridho Rahmat, berbagi dengan teamnya Rofik. Yeah rite, Mas Ridho is in da house man..

Btw, kelihatannya gaya banget yah branch ini hihi.. Tapi begitulah kami, suka gaya thok kwkwkw.. Even yg disharing ndak dalem bin tajem but we shared everything, tentang hidup dan pastinya pekerjaan.. ^_^

Seperti yg ustadzh Syahruna Husni sampaikan utk pertanyaan saya “apa kita ndak dikira gegayaan bin pamer bang?”. Karena agak rikuh jg kalau dikira macem-macem. Yang dijawab beliau dgn indahnya..

“Tergantung niatnya bg abie. Berbagi itu wajib iklash, yg penting niatnya iklash Insha Alloh ndak dianggap macem2”. Aamiinn ustadzh. Aamiinn.. Iyah, bg Una ustadzh yg nyambi jadi Manager Network ini tempat saya selalu bertanya.. ^_^

Semangat pagi duhai kawan-kawan yang suka berbagi. Sudahkah kawan-kawan berbagi hari ini?

. – with Mei , Damitri, Indah, Syahruna, Bambang, Ernysril, Arie, Rofik, Wynda, ridho, and Cisentiya at Telkomsel Grapari Bengkulu

View on Path

Advertisements

What Leaders Are Made Of – Ala Branch Bengkulu

Guys..

Dua minggu yang lalu, hari senin, saya minta all supervisor dan staf ngumpul di Bengkulu. Termasuk spv & staf yg berada di outer.

Saya mau bahas hal yang maha penting, yaitu “Bagaimana merakit mobil TAMIYA”. Supaya kencang dan ndak lompat keluar jalur. Iyah, banyak yg berprofesi pebalap di Branch ini euy.

Oh dem, maksudnya anu, coba diskusi tentang value dan gimana sih leader itu harusnya. Iyah. Saya jg ndak gitu faham, makanya jadi open discuss.. πŸ˜‰

Singkatnya, we are doing KOPI ISI. Kali ini kita coba “saling berbagi” tentang apa sih maksudnya yg dibilang Jack Welch 4E’s dan 1P. Yaps, still Winning Books.

Nyang punya bukunya see Chapter 6, Hiring, WHAT WINNERS ARE MADE OF. Nyang ndak punya, pirate bay udah up & kickass stable.. πŸ˜€

Dan ini menjadi lebih benderang ketika membaca blog yg ditulis 4 tahun yg lalu sama blogger yg belakangan hiatus. Izin sharing yah pak Andi.. ^_^

https://andikristianto.wordpress.com/2011/07/29/pemimpin-yang-baik-dilahirkan-atau-dilatih

Kita coba bahas satu persatu dari bukunya juga refer to blognya pak Andi diatas. Yah, ginilah kira-kira kesimpulan yg saya bisa ambil. Pun, kalau salah mohon dimaafkan hehe.. :

1# Positive (E)nergy

Gampang banget nandainya memang, those guys who have positive energy biasanya ekstrovert dan optimis. Selalu berfikiran positive pastinya. Enthusiast juga & jarang ndak semangat. Banyak temen dan entah apa tanpa diminta sering nimbrung pas lagi orang ngobrol.. ^_^

Kalau dikerjaan ndak pernah mengeluh. Suka bermain, dan mereka-mereka yg punya Positive Energy sangat mencintai kehidupan. Demikian sih kalau ndak salah tangkap.

Seperti yg saya bilang suka dgn Tagar #KeepPositive yg jadi footnote mas Bambang.

2# (E)nergize Others

Kalau ini menurut tuan welch adalah orang yg mampu menginspirasi ke team utk bahkan hal yg tidak mungkin. Dan jg berjibaku utk menggapai impossible things itu.

Kalau utk pekerjaan, saya merasa semua supervisor disini punya kekuatan to inspiring and energize others. Managernya saja yg tidak wkwkwk.. #kokbangga πŸ˜‰

Ini bukan hanya seperti jendral George Patton, bicara cepat dan berapi-api (Pattonesque speeches). Akan tetapi juga faham banget, dan having knowledge yg dalem tentang tujuan perusahaan, dan kemana bisnis organisasi ini leads to, dan membaginya ke all team..

Contohnya, imho. Memahami arahan 5 growth dan membaca arahan direktur thrice times minimally adalah awalnya. Supaya ndak sesat dijalan.. ^_^

Eh ada satu contoh lagi, even masih muda, Princess Ecca punya kemampuan “energize others” lho guys.

Walau yeah minimalnya menginspirasi istrinya dimas inyong utk berkuliner dimana, setelah sang princess mereview tempat makanan di Path. Review titik kulinernya Ecca jadi referensi istri dimas utk makan dimana.

Haha.. Nasibmu kak dimas.. πŸ˜€

3# (E)dge

Winners wajib punya kemampuan “mengiya-tidak” kan permasalahan yg complicated sekalipun.Β Jangan jg bencong kayak saya. Pas bagus saya ambil peranan, pas ndak enak yah kayak biasa, saya kabur wkwkkw.. πŸ˜‰

Seperti yg kami diskusikan kemarin. Be nice to everyone by saying “yes” to everything malah kadang hurting other people twice. Mending kalau ndak bisa be candor dan katakan dgn santun.

Inget jg semua orang hanya punya jatah 24 jam sehari, indulging yourself or getting me-time jadi kebentur sama work life ballance yg ndak pernah ballance πŸ˜‰

Plin plan (kayak saya) atau tipikal wishy-washy (kayak saya juga hihi) BUKAN sikap juara. Nyang kudu hati2, menurut buku WINNING itu adalah orang yg teramat pinternya dan terlalu banyak opsi. Hooh, too much options will kill you lah.

4# (E)xecute

Ini hal yg sering digaungkan atasan dari atasan saya, EKSEKUSI! Dan ini kenapa selalu disetiap plan program disini selalu kita tuliskan kapan started & tentunya kapan endingnya supaya bisa direview.

Wajib selesaikan apa yg sudah dimulai, itu sih intinya, kalau menurut VP kami. Further more, kalau kerja keras ndak ngefect yah kerja cerdas. Begitu jg sebaliknya, sampai the tasks dikonsiderasi selesai (completion).

Iyah, kayak bapak management, Drucker bilang, eksekusi ditiap levellingnya beda tapi yah tetap ini selalu jadi yg utama.

5# (P)assion

Dan untuk melengkapi “what winners are made of” ada passion. Yaitu melakukan apapun pekerjaannya dgn sepenuh hati. Otentik ndak bersandiwara. Segenap jiwa raga senang. Sekuat tenaga berusaha.

People with these characteristics suka belajar dan mengembangkan diri. Ndak hanya suka bekerja saja, tapi kadang freak banget sama sports, atau yah ghalibnya antusias banget ngebicarain politik (kinda political junkies).

Okeh, that’s all yg kita share bareng. Ada beberapa terkait dgn value masing-masing yg coba kita recognize. Ntar kalau ndak males dan dapet izin dari all team tak share.

Semangat pagi all champion, para JUARA nan cerdas yg ditagging ini..

Iyah, kalian yg sering membuat Managernya yg ndak mumpuni ini, grogi juga gagok jadi leadernya kwkwkw.. Akoohh faham, berat euy jadi manager merekah ini..

Saya jalani aja. Semoga amanah, semoga malah ndak ganggu semua team terbaek.. ^_^

#WhatWinnersAreMadeOf
#WinningBooks
#PrayForPalembangJambi

. – with Oka, Aris, Rofik, Ardee, Dimas [iNyong], Bambang, Arie, wahyudanto ο£Ώ, Rebecca, Deddy, ridho, Andi, and Gioliano at GraPARI Telkomsel

View on Path

These Ads is Sux – Teamwork Ala Google

Guys..

# Definisi Kerjasama & Implementasinya

Banyak sumber yg bisa memdefine tentang “kerjasama team” itu apa dan bagaimana? Dan salah satu yg bagus menurut saya adalah ini:

http://www.marketing.co.id/12-cara-mendukung-kerja-sama-tim/

Apa sih arti “teamwork” atau “kerjasama team” sejatinya?

Berikut apa yg ditutur eric schmidt. Sukak pakai banget. Jika berkenan silahkan dibaca.. ^_^

# Eiyuuw, these Ads is SUX!

Suatu hari, jumat sore, pertengahan bulan Mei 2012, Larry Paige lagi main-main disitus Google. Coba googling kata “Kawasaki H-1B” untuk kata kunci motor kawasaki, the famous and vintage one. And the algorithma query result buat tuan Larry kecewa.

Bahkan horrified to those results. Malah yg keluar Ads Lawyer yg offering H1-B US visas to help immigrant.

Kecewa bukan sama “organic result” but the paid one. Dia ndak happy, even itu berbayar yah wajib relevance konten dan konteksnya. Seperti yg kita fahami hasil pencarian google ada 2 type. Yang berbayar biasanya paling atas dihalaman pertama and the rest are organic result.

To make it short, permasalahan relevansi hasil pencarian ads yg harusnya disounding ke all team product, sebaliknya malah didiemkan. Yg dilakukan hanya printkan hasil pencarian dan menempelkan dibulettin board dan menulis kalimat “THESE ADS SUX”. Ini kejadiannya jumat siang.

Setelahnya, Larry Paige pulang. Ndak telp schmidt jg ndak ada buat schedule meeting.

Senin, pagi banget, jam 05:05 am, sebuah email masuk dari Jeff Dean. Dia dan koleh menerangkan kalau mereka baca pesan Larry Paige. Mereka setuju that’s sux dan faham masalahnya dimana. Ndak disitu saja, Jeff jg mendefine alternatif solusinya, juga prototype utk implementasinya.

# it ain’t about leadership, it is about teamwork

Kenapa sih kok seolah saya sedang menghilite tentang leadership bagaimana Larry Paige menggerakkan Google employee to act and react tanpa diminta. Well, mungkin iyah ada benernya ini lg ngebahas tentang leadership, but that’s not the point.. πŸ˜‰

Hal yg buat wowing Eric Schmidt adalah Jeff Dean dan Koleha BUKANLAH team Ads yg harusnya bertanggung jawab utk mensolusikan. Ini kenapa diawal saya bilang postingan tentang “teamwork”. Eventhough bukan kerjaan mereka but they tried to make solutions.

Budaya kerjasama yg mementingkan tujuan bersama ndak mikir ini kerjaan siapa itulah yg membuat Google menang. Culturenya ndak sesingkat itu saja sih memang.

Jeff & the gang faham kenapa ndak hitung2an dalam pekerjaan. Yah seperti management guru Drucker bilang “memahami tujuan bersama disemua orang dan berusaha mencapainya” itu point penting to manage and work as a team.

Lantas, apa konsekuensinya Jeff dkk melakukan something yg bukan kerjaanya itu? None, iyah mereka iklash tanpa pamrih. Kalaupun failed no one will laugh at them and if that solution works, team Ads ndak bakal cemburu. Respect tinggi malah.

That’s all folks, ini pengingat saja. Soalnya saya suka lupa kenapa “teamwork” selalu digadang-gadang di organisasi tempat saya bekerja ini.. ^_^

Salam olahraga eperiwan dimanapun kamooh berada.. πŸ˜‰

#SelfReminder
#HowGoogleWorks
#SchmidtAndRosenbergBooks
#TaggingAllSupervisor

. – with Aris, Rofik, Dona, Ardee, Doan, Bambang, wahyudanto ο£Ώ, Bayu Syahrial, Deddy, ridho, and Syahruna at Bengkulu City

View on Path

Facebook Pasang Tombol Dislike Selain Tombol Like

Guys, from Apple Magazine issue #203, Sept 2015.

Iyah, agak telat sih menurut saya.. πŸ˜‰

Seperti yang disampaikan Zuckerberg secara streaming di markas besarnya Menlo Park, California. Akan dibuatnya tombol “dislike” menemani tombol “like” yg phenomenal dan kontroversial itu.

Pengguna diharapkan bisa menggunakan tombol ini jika ada berita sedih nan tragis atau berita yg kurang imbang proporsinya sehingga bisa menjadi “vote down” utk membuatnya berimbang.

Menurut saya, minimalnya equal dari sisi persepsi, kalau tidak bicara fakta.. ^_^

Apapunlah yah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan yah?

Demikian saja all the good people in this kinky world, met istirahat. Besok Idul Adha, met merayakan kurban buat yg beragama islam.. πŸ˜€

– – with Fanny at Bengkulu City

View on Path

Just Go Talk To The Engineers – How Google Works

#BicaralahSamaOrangTeknik

Guys, entah yah..

Saya fikir tuan paige dan tuan brin, duo cerdas yg mendisrupt almost everything in this universe salah. Iyah, mereka keliru, sarannya ndak bisa dipakai. Terlalu biasa. Bicara sama engineers?

# Let me explain more the scenes!

Situasinya, tuan Eric Schmidt dan tuan Jonathan Rosenberg, ketika mengajukan FUN Project ideas to beat FINLANDIA (hihi.. A code name of code name for Microsoft). Idenya ditolak. Larry & Sergey hate it. Sukses dibuat naked.

Iyah, business plan yg disusun rapi based on experience schmidt unix expert, sang evangelist JAVA (SUN) dan tuan Rosenberg pendakwah experince produk di Apple, itu ndak berterima dipemikiran duo cerdas.

Ndak gampang bicara sama dua orang smart creatives terbaek sak jagad. Nyang ide & gagasannya melewati lapisan stratosphere.Β Iyah, cerdas banget dgn konsep Moonshot nya. Iyah, mereka foundernya Google!

#JustGoTalkToTheEngineers

Dan Eric Schmidt serta Jonathan Rosenberg, finally berhasil mendefine what so called “FINLAND PEOJECTS” dgn berbagai manifesto. Berhasil karena mengalah dan mendengarkan saran “Just Go talk to the engineers” dari tuan larry paige.

Membiarkan semua engineer cerdas di Google itu bebas bercerita dari point of viewnya, dan memahami bahwasannya UX atau User Experience teramat sangat amat pentingnya inilah yg membuat Schmidt & Rosenberg make it, best finland. Minimal idenya berterima di duo founder.. πŸ˜‰

For us here, hehe, entah sama entah tidak. Mungkin ndak benar. We both sales & engineers network coba bicara. Die trying to communicate.

Even banyak miss-nya, ego kita berpilin, though kadang rikuh, gagu, clumsy, ndak enakkan, doin mistakes, but we alrrady declare “candor” at first. Lebih terbuka aja. Ndak blaming others.

Ndak bakal ada yg merajok, sakit hati, kayak pembantu. Mendefine kata “positive thingking” gampang sungguh, but it ain’t that easy, but kami semuanya disini coba. Doakan yah.. ^_^

Sepihak, ide pergi bicara ke engineers etosnya google though beda sirkumstansi dari yg dijelaskan tuan schmidt, it works for for us!

Guys, you sales people, iyah kamu, have you greet the network engineers today?

Saya sih pagi buta sudah.. πŸ˜‰

*telp bg Nadif Adroni, abang tolong perbaiki iPhone kuh yah.. ^_^

#SelfReminder
#HowGoogleWorks
#EricSchmidtBook

Picture taken from Eric Schnidt & Jonathan Rosenberg teasers deck:

http://www.slideshare.net/mobile/ericschmidt/how-google-works-final-1

– – with Oka, Aris, Rofik, Dona, Ardee, Tomi, Bambang, Arie, Dimas [iNyong], wahyudanto ο£Ώ, Erik, Moehammad, Rebecca, Bagus, Deddy, ridho, Bayu Syahrial, Doan, nadif, Syahruna, and Gioliano at Telkomsel Grapari Bengkulu

View on Path

Listening to Tetap Dalam Jiwa by Isyana Sarasvati

Guys..

Kalau denger lagu mellow kayak gini, kok yah kayak ndak “lakik” banget. Kurang gagah gituh.

“Tak bisaaaaaa ku teruskaann.. Dunia kita berbedaaa.. Bila ini ujungnyaaa.. ”

Oh dem, Ndak deh, ini ndak lakik banget! Skip ah..

*delete tetap-dalam-jiwa..
*listening keep-being-you..

#lho wkwkwkw.. πŸ˜‰
.

Listening to Tetap Dalam Jiwa by Isyana Sarasvati at Kedaton Grande

Preview it on Path