Promosi Part One (1 of 2)

IMG_7125

PROMOTION Q&A Part One! (1 of 2)

Ini pernah ditanya, Ardimiharjo (Spv Broadband Bengkulu), 6 Mei 2014. Iyah lama, setahun kemarin.

Seandainya bang, jika tujuan promotion tercapai “GAP accomplished” dan “Aktifitas Pesaing” jg lewat masa kritisnya. Mohon pencerahan abang untuk:

1. Apakah bisa kita hentikan aktifitas promosi sesudah tercapai tujuan?
2. Jika bisa bagaimana jalan terbaik terkait dgn konsekuensinya dihentikan?

Kemudian Ardi imbuhkan tautan ini (you need to register there):

http://www.marketingweek.com/2013/08/21/how-to-stop-a-good-idea-going-bad/

“Promotional marketing can give brands a bad name and cost them dearly if they fail to properly consider all the elements of running an activity, including things going wrong.”

Hatur Nuhun bang.. 🙂

—- jawaban “sok tau” saya kira-kira gini:

Pertanyaan PERTAMA: Apakah bisa dihentikan aktifitas promosi jika sdh capai targetnya?

Kalau semua mission acomplished alias 2 hal tadi sudah dilakukan (GAP dan PESAING) harusnya sesuai dgn nafas dan ajaran CDMP basic ya “ndah usah diteruskan lagi”. Save your brand & save your budget.

Berhenti sebentar (thomaninah) adalah harus di “P” ini. Thomaninah, alias berhenti sebentar promotionnya biar sah jualannya. Kayak sholat kalau ndak ada thomaninah ya batal.. ^_^

Case from that link: Adalah Colgate & Philips. Offeringnya Colgate gila2an, dan mesti kayak ginilah memang yg namanya promosi. Nurunin harga untuk “Buying attention” (coining by Godin). Philips manfaatin momentumnya.

Kasus ini juga aku belum yakin karena promotion nya colgate salah. Bisa dipastikan ada hal lainnya. Misal karena delivery MarCom nya ndak pas. Bisa jadi ndak aware sama kalimat “hanya untuk 100 orang pertama saja” atau “untuk hari ini saja”. Harvesting complaint pastinya.

Menjawab pertanyaan pertama ini juga aku terpaksa ngambil buku Tung Desem Waringin dibelakang-ku. Singkatnya, TDW bilang dihalaman 234, begini:

Dalam “dunia penjualan” ada 7 hukum psikologis. Aku kerucutkan di hukum nomer 5 yaitu “Hukum Psikologis Keterbatasan”. Dimana isinya “Sesuatu yg terbatas secara umum akan jauh lebih dihargai dibandingkan dengan sesuatu yg selalu ada”.

Maksudnya pun kalau memang itu tdk terbatas dan selalu ada buatlah kesan seolah-olah “terbatas”. Ini kenapa promosi wajib dilakukan “sementara saja” dan tidak terus menerus. Kalau ndak, it can hurting ur brand (merek). Jualannya yg jangan stop, PROMOTION nya aja yg dihentikan. 😉

— Prinsip “keterbatasan” kemarin dijelaskan bro DR dari buku “INFLUENCE: Science & Practice” yg ditulis professor psikologi “Robert B. Cialdini.” See my previous post.

Kalau case nya “Hoover Transatlantic Flight” itu aku bilang “lame” alias dungu. Kurang cerdas, imho, doing promotion beli vakum cleaner dapet terbang gratis selama 6 tahun. Bombastisnya aku respect banget. Budgetnya jg salut. Utk vakum cleaner 100 pounds bisa terbang kemana aja lintas atlantik.

Belum nemu hal mendasar apa sehingga strategynya diputuskan kaya gitu. Memang, ndak ada bukti otentik juga ini karena salah “P” nya. Kemungkinan “Maeve Hosea” nulisnya utk menguatkan sample padahal hakikinya bukan di “Promotion” nya yg salah. Bisa jadi.. 😉

— Sampai sini tolong tarik nafas sebentar, kalau ada OB suruh buat kopi aja dulu.. ^_^

Lanjut. Singkatnya merujuk ke program PROMOTION, apakah kita berhenti saja atau gimana, karena sudah tercapai yg ditargetkan. Well, menurut ilmu as I mentioned above, sebaiknya “iyah, kita berhenti sejenak”.

Moreover. Budget yg dialokasikan bisa dialihkan utk yg lain. Menambah COVERAGE misalnya. Adding NOO (New Opening Outlet) ketimbang promotion kayaknya pas deh.

Melukai BRAND harusnya jg jadi bahan pertimbangan.. ^_^

Then, kesimpulannya APA?

Kalau misalnya target angka revenue absolut achieved, ini harusnya PROMOSI kita HENTIKAN saja. Akan tetapi kalau targetnya adalah “edukasi utk semua outlet/RS faham program mkios data” well jawabannya silahkan disimpulkan sendiri.

Berlanjut ke “Promotion Part-Deux”, kayaknya dilanjut besok, still drafting.. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s