Month: February 2016

Kopi Isi – Bakthiar Rifa’i

Seperti biasanya..

Kami all team Y&C, coba konsisten berbagi. Kalau di Sumatera punya yang namanya “Kopi Isi” atau “Kumpul ngObrol Pagi menampung aspIraSI” sebagai kompor budayannya. Supaya culture juga berbagi tacit knowledgenya dapetlah kira-kira.. ^_^

Iyah, katanya “the fastest way to learn adalah BERBAGI”. I do believe that. Eventhough 5 branch disumbagsel jaoh-jaoh, tapi jarak ndak jadi masalah. Apa yang tuan Friedman bilang “the world is flat” yah bener adanya guys.. ^_^

Kalau di Branch tinggal ngumpul diruangan then sharing. Nah kalau regional, all team Y&C merapat di Scoopia untuk “video conference”. At first, we’ve tried periscope untuk experience LISHA (Live Streaming Sharigan) juga, tapi lagi trouble. Jadinya back to basic, berbaginya using Scoopia.

Dan, yang berbagi kali ini adalah “BAKHTIAR RIFA’I”, Supervisor Y&C Telkomsel Lampung. Si Abah berbagi tentang owner Virgin Company, tuan Richard Branson. Bukunya “Losing My Virginity”.

— Dibawah ini resume oleh Bakhtiar!
— Cekidot.. 😘

Dikarenakan azaz keterbatasan, tak kebut baca bukunya.. πŸ˜‰

http://www.goodreads.com/book/show/211099.Losing_My_Virginity

Judulé keren 😎
Mohon maaf bang Abie baru tak baca sekilas buku yg dikasih. Soalnya judulnya gak catchy banget plus covernya juga bland, Sharing yah.. Hupftt..

Ok. Buku yg tak baca ini bukan tentang bagaimana kehilangan keperawanan ato sejenisnya ya, tapi ini buku menceritakan biography dari RICHARD BRANSON. Kelihatannya ada beberapa hal yg bisa diambil, menurut aku ya.. πŸ˜„ πŸ˜„

Yang pertama, ternyata untuk membentuk karakter seorang fighter n opportunities memang harus dimulai sejak dini. Stop spoiling your kids.. *SampeSekarangMshSeringKenaMarahIstrikarenaManjainAnak # hihi luv my kids hihi.. 😘

Lanjut. Branson have disleksia n having trouble in academic. But.. still he find his FUN way to sukses. Sampe sampe profΓ©sor nya bilang kalo kedepannya Branson will ends up di penjara atau akan menjadi orang sukses. So.. Messagenya adalah just push your luck.. πŸ˜‰

Bener. Mungkin dia merupakan contoh hidup dari apa yang dibilang “Paulo Coelho” yang kalimatnya “jika kau sudah menetapkan tujuan maka seluruh alam semesta akan mendukungmu” Iyah, the whole universe will conspire to help you. Quote ini dari buku di the alchemist tentunya. You can see here:

http://www.goodreads.com/book/show/865.The_Alchemist

Kemudian, Branson sepertinya bisa menemukan sebuah titik yg aku sebut “The man on the right time and place”.

Seperti bikin Mail order record, pilih artis/band yg tepat, resell record on cd, Beli pulau seharga Β£3 jt hanya Β£180 ribu, bikin Virgin Airways karena pesawat Cancel. What a lucky bastard.Β Mungkin juga karena dia kalo melakukan charity juga luar biasa ya.

Terakhir, he always life his live at the fullest. BelumΒ terakhir berarti, ada sebuah quote yg bagus..

β€œOne of the things I’ve learned over my years in business is that, once you have a great product, it is essential to protect its reputation with vigilance.”

That’s it..
Hayoo, next sharing Kopi Isi siapa? πŸ˜‰

– – with Bakhtiar, Rivaldi, Kiki, Moh Teguh, Andri T, Ferdinand, Adnan, Yudi, Rebecca, mas, Deddy, Acuy, Sakti, Rizal, and Indra at Bandara Radin Inten II Lampung Selatan (TKG)

View on Path

“SOMEDAY” IS A DISEASE

Kalimat ini sederhana, tapi ini kalimat negatif yang bisa jadi “penyakit”. Iyah, pentakit yang bisa membunuh mimpi-mimpi kita katanya tuan Ferriss. Bahaya to the bone..

“Besok-besok ajalah kita buat..”
“Suatu hari, aku mau buat usaha..”
“Nanti-nantilah kita mainkan..”
“Bila-bila masa, pasti ini diselesaikan..”

Apapun bentuknya, those words may represents to “someday”. Dan iyah guys..

~ “SOMEDAY” IS Β A DISEASE THAT WILL TAKE YOUR DREAMS TO THE GRAVE WITH YOU

See the full sketch here:

142. TIMOTHY FERRISS: Someday

Btw jadi teringet lagu dmasiv.. “SOMEDAY iniiii, membunuhkuhh..” Hihi..

Semangat pagi jiwa-jiwa millenials yang siap mendisrupt apa saja. Jangan pernah biarkan “someday” membunuh-mu.. 😍

– – at Kualanamu International Airport (KNO)

View on Path

MOTHER

Kemarin saya sharing dimilis Sepakat-L, tentang temen saya, Umar Syatri. Umar nyang minta photo dengan Pak Priyantono Rudito. Dia minta photo dgn si Bapak bukan karena Pak Pri Direktur HCM, akan tetapi karena inspiring story tentang Ibundanya Pak Pri.

Iyah, Ibu Juara yang ngotot minta anaknya sekolah sampai tammat kuliah. Ibunya pak Pri yang maksa anaknya harus menyelesaikan pendidikan. Be honest, ndak hanya bg Umenk. I also inspired with what Pak Pri shared about his mother.

Dan ini guys..
Please see da’ pictures.. ^_^

Strip yang disketch oleh the great tuan Gavin awesome. M-O-T-H-E-R, dengan represents huruf untuk “Millions”, “Old”, “Tears”, “Heart”, “Eyes”, dan “Right”. Yang mana saya setuju dengan tuan Howard Johnson, semua huruf itu menggantikan kalimat berikut..

“A WORD THAT MEANS WORLD TO ME”

Iyah, kalau dilihat satu persatu huruf perhuruf dan digabungkan, artinya Ibu adalah segalanya. Quotenya sudah pas. Analoginya berterima disaya. Dan setuju, tuan Gavin menggambar sketch ini rawk, as always.. πŸ˜‰

See here:

115. M-O-T-H-E-R

Dan untuk ibu saya..

Iyah Ibu yg ngotot supaya tiga anaknya selesai kuliah, iyah ibu yang sama yang hampir tiap hari nelpon dengan niatan supaya bonus ribuan detik TM nya habis agar tau khabar anak-anaknya. Dan iyah ibu yang sama, yang Telur Gulai-nya ndak ada banding..

Untuk kamuh Ibunda..
SEGALA HORMAT & CINTA DIBERI.. πŸ™πŸ˜

– – with Fanny at Asrama Haji Medan

View on Path

No Such Thing As a Perfect World

Katanya..

“No Such Thing As a Perfect World”

Berikut adalah cerita pengantar yang saya ambil dari buku “Hospitality Financial Accounting” karangan Jerry Weygandth dan kawan-kawan. Iyah, ini buku Financial Management Semester-1 untuk Magister Management sebenernya. Tadi pas ngerapikan bahan kuliah nemu.. ^_^

Sebenernya, pas baca ini taon lalu kefikiran ada 3 hal yang bisa saya ambil dari cerita ini. Untuk catetan pribadi saya dan self reminder tentunya. Tiga hal tersebut adalah:

1# Iyah guys, bener. Ndak ada yang namanya “Perfect World”.

Dan herannya, ini sudah pengetahuan bersama kalau sekolah atau kuliah adalah persiapan untuk dunia sempurna saja, kenapa juga banyak atasan atau manager mesti kaget ketika ada lulusan terbaik tapi ndak siap mingled. Gagal faham beresonansi. Kenapa bisa heran? Harusnya kan malah dibantu nunjukkin kalau ini dunia kerjaan, lebih dari nyata.

2# Apapun ceritanya “Experiences” adalah nomer satu.

Remember what I wrote about “Salesman Nowadays” rule number-1? Yeah rite, please never ever sell the product, but experiences. Karena memang “pengalaman” adalah segalanya. Disemua sirkumstansi kayaknya. Ndak hanya untuk salesman panci kayak saya. πŸ˜‰

See here to read “salesman nowadays”
https://www.linkedin.com/pulse/salesman-nowadays-part-one-abdi-januar-putra

3# Sengaja membiarkan salah.

Seperti cerita diatas. Iyah, sempat saya diskusi dengan Wahyudanto yg dapet staf baru named Oka di Lahat dulu. I told him, kalau “membiarkan salah” dengan mempredict berapa “damage cost” nya itu bukan goblok, TAPI SENGAJA untuk deliver experiences.

Supaya Oka sang anak baru dapet experiencesnya. Experience salah yg berharga. Ngerasakan sendiri salahnya (dengan DC terukur) baru percaya daripada berbusa untuk menjelaskan.

The same things happened to my friend Ridho and Arik. Ndak memberi enough space to Arik, stafnya yg baru, berkreasi karena terlalu banyak mengajari juga jadinya membunuh kreatifitas. Then, we realize Arie Zaliansyah ternyata fast learner banget. Membiarkannya justru ndak salah, malah jackpot. Everything lantjar djaja. Malah lebih dari ekspektasi kita berdua.. ^_^

Ya gitu deh experiences nya.. Every single manager in this universe maunya “membuat rule” yang mana jatuhnya “gini baiknya”, sementara itu so called “gini baiknya” itu belum tentu baik eksekusinya. Iyah, saya dungu then why ini diceritakan supaya tetap ndak jadi dungu. My mistakes jgn sampai di imitating sama all supervisor.

Jadi dungu berjamaah kita, duhai semua guys yang ditagging dimari.. πŸ™πŸ˜

Source see here (page-44):
http://www.wiley.com/college/sc/wkk/wey7_ch02_43-86.pdf

Apapun lah yah, nomer-1, nomer-2, ataupun nomer-3, kalau berharap dunia ini SEMPURNA oh please don’t be so naive. There is no such thing as a PERFECT WORLD. Please jangan nunggu sampai jadi sempurna baru jalan, jangan tunggu semuanya lengkap baru bekerja. #selfreminder

One thing, never ever let somebody else yg envy, kinda haters, ruined everything awesome things yang kalian buat.

Demikian, salam olahraga para leaders yang ditagging.. πŸ™πŸ˜

– – with Masta, Andri T, Rivaldi, Dominique, Kiki, Moh Teguh, Bakhtiar, Ferdinand, wahyudanto ο£Ώ, Adnan, Rebecca, mas, Deddy, ridho, and Sakti at Telkomsel Regional Sumbagsel

View on Path

Ability May Get You To The TOP, But It Takes Character To Keep You There

I love this quote guys.. ^_^

“ABILITY may get you to the top, but it takes CHARACTER to keep you there”

~ John Wooden, A Basketball Coach!
https://en.m.wikipedia.org/wiki/John_Wooden

Yah bener, kemampuan bisa membawa kita menuju puncak, tapi butuh karakter untuk tetap diatas. Itu kenapa katanya “sportivitas” adalah pemting.. πŸ˜‰

Btw, untuk anak Muhammadiyah, Juara Telkomsel Loop DBL 3-on-3, lebih gampang masukkan bola kedalem keranjang selama 10 menit beberapa inning daripada takes video less than 10 seconds. Hihi, sampai garuk-garuk kepala mas Teguh.

Sabar yah mas Teguh.. ✌️😁

– – with Adnan, Mohammad, Sakti, and Toso at Jaka baring Sport City Palembang

View on Path