People don’t buy what you do; they buy WHY you do it

Kalimat ini..

“People don’t buy what you do; they buy WHY you do it”

~ Simon Sinek, Author Of Start With WHY

Iyah, kalimatnya tuan Sinek ini menurut saya menggugah. Beliau percaya kalau orang ndak beli karena apa yang kita lakukan tapi KENAPA kita melakukannya. Atau boleh digeser jadi kayak gini:

“Orang ndak beli apa yang sedang kamu jual; tetapi keyakinan KENAPA kamu menjualnya?”

Ndak faham yah? Iyah, awalnya saya juga ndak faham tapi Alhamdulillah semakin kemarinya saya malah bingung ini buku “Start with WHY” yang ditulis Simon Sinek maksudnya apa? Wkwkwk.. *lho 😅

http://www.amazon.com/Start-Why-Leaders-Inspire-Everyone/dp/1591846447

Seriously. Ada 5 hal yang saya fahami tentang kalimat ini. Yang sudah baca bukunya silahkan ditambahi (atau dikurangi) yah..

1. Ini value yang 3.5 taon dipelajari sama tuan sinek dan membentuk pattern yg mana organisasi apapun, innovasi sehebat apapun, gagasan sedigdaya gimanapun, ndak akan berhasil “dijual” kalau cara delivery-nya salah.

Pattern inilah yang membentuk suatu “beliefe system” sehingga kenapa harus dimulai dengan “kenapa”. Hehe, why we start with WHY? He told us with sample. Awesome tuan Sinek.

2. Seperti yang disampaikan juga, for those who lead people. It ain’t about people that will work for you but it is about people believe what you believe. That’s it. So simple tapi seringnya kita eh maksudnya saya gagal faham.

Artinya, bukan masalah banyak orangnya tapi “percaya ndak orang-orangnya sama leadernya”. Believe to see the same goals. Visi yg sama. Iyah, numbers doesn’t matter. Jumlahnya ndak penting yang paling penting adalah “believe what the leaders believe”. Iyah, TRUST DOES MATTER. Indeed.

3. Golden Circle dengan “WHY” diletakkan paling inti. Bukan dari luar kedalem tapi dari dalem keluar. Bukan tentang “What”, kemudian “How”, baru masuk ke “Why” tapi sebaliknya. Dari “WHY”, kemudian you got to explain “How” nya, then last you got to deliver “What” nya untuk jual produk, jasa, atau gagasan.

Sesuai judul bukunya “START WITH WHY”. Tuan sinek menjelaskan tentang Apple yang berhasil mendeliver KENAPA dalam menjual komputer bukan APA yang dijual.

4. Tuan Sinek juga menjelaskan bagaimana “Samuel Pierpont Langley” ilmuwan juga astronom, dengan funding militer yang berlebih dan sorotan media kekinian pada masanya malah ndak banyak orang yang kenal, malah “Wright Brothers” yang dikenal dalam invention “Flying Machine” atau “Pesawat Terbang”.

Menurut tuan Sinek, ini karena “Wright Bersaudara” percaya dan melakukannya dengan “WHY”. Banyak orang percaya Wright Bersaudara karena people believe what they believe. Mereka melakukannya “kenapa” dari hati, bukan karena uang juga bukan karena difunding militer yg mapan.

Remember: People don’t buy what you do; they buy WHY you do it. Iyah, apapun produknya dan apapun gagasannya.

5. Tujuannya bukan hanya menjual sesuatu yang anda miliki ke orang yang memerlukan; AKAN TETAPI tujuannya adalah menjual ke orang yang percaya apa yang Anda percayai.

Yah singkatnya, bagaimana bisa menjual kalau yang jualan aja ndak percaya sama produk atau gagasan yang dijual. What you do sebagai salesman simple: Believe then start with WHY!
_____

Itu aja kayaknya. Dan setuju, lagi-lagi ndak segampang membaca bukunya yang isinya hasil research, fakta, juga opini tuan sinek yang diceritakan dengan menarik. Akan tetapi, for meh, minimalnya faham apa yang difahami orang lain itu sebenernya sudah jauh lebih cukup.. ^_^

Semangat pagi duhai para salesman panci, sendok, & garpu, yang selalu bertanya “KENAPA” ✌️😍

#StartWithWHY
#SEPAKATelection2016

– – at Palembang City

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s