Review Buku Smarter Faster Better Oleh Charles Duhigg

Guys..

Yaps, everyone knows that “WORK SMART” selalu dianjurkan daripada “WORK HARD”. Dan selalu, iyah, selalu untuk saya pribadi lebih gampang membacotkan dan menuliskannya daripada praktis-nyah hehe.. *kok malah bangga yah.. ✌️😁

Eksekusi selalu jadi kunci ini saya sangat percaya. Akan tetapi kalau ukurannya bukan “bekerja lebih banyak” dan juga bukan pula pada kalimat “bekerja lebih lama”, lantas kenapa saya harus keukeuh melakukan hal yang obsolete ituh. Usang sungguh.

Consume waktu dan tenaga dengan hasil yang segitu-segitu juga.. 😅

Bekerja keras ya ndak haram. Doing basic things itu tentu saja wajib. Ini juga ndak sedang menyurutkan nafsu birahi bekerja. Ini sharing paradigma baru untuk “produktifitas”, bagaimana bekerja efektif dan ngaruh ke pencapaian.

Doing something on its place, kalau tuan Duhigg (the author) bilang itu sudah lebih dari cukup. Dan mempunyai gagasan ide yang produktif setelahnya, itu sebenernya yang harus disasar. And as the result simple:

SMARTER, FASTER, & BETTER!

Pernah ndak yah kefikiran guys, kalimat tuan Godin yang bilang “SMALL IS THE NEW OF BIG”. Atau kalimat padanannya “LESS IS THE NEW OF MORE”. Berfikirnya paradoks. Kayak smartphone or other tech-things, bentuknya makin kecil tapi kemampuannya semakin besar. Sama dengan situasi bekerja, less is the new of more terkait produktifitas.. ☺️

Finally guys..

Akhirnya 8 chapter buku ini selesai. Hehe, cupu euy, lebih kayaknya sebulan buku awesome ini masuk currently reading kindle saya, baru hari ini clear. Getting richer terkait “produktivitas”. Kalau bicara 20% teori dan 80% adalah eksekusi, then I need to accomplished 80% nya. Hehe, “produktifitas theory-nya” udah dapet bekal dibuku ini. Semoga terapannya mulus.. ^_^

Last words. Bisa jadi ada pembaca lini masa yang seperti saya. Nyang selalu digelayuti pertanyaan-pertanyaan membingungkan berikut..

Apakah harus membentuk team berisi orang-orang hebat atau yang biasa saja tapi solid? Atau sering galau kayak saya untuk menentukan target yang ambisius atau sasaran-sasaran kecil yang terjangkau? Melakukan sesuatu tanpa bertanya big picture-nya kemana? Dan lainnya, akan bisa kejawab sendiri kalau baca buku ini hehe..

CARLES DUHIGG, sang pengarang, yang menuliskan buku ini dengan riset yang dibalur dengan tutur cerita yang rapi, menurut saya dia brilian juga jenius. Saya asumsikan dia ini Yahudi. Iyah rasis memang hihi, tapi seandainya mau sekip “chapter-4 goal setting” terkait “Yom Kippur War” yang disampaikan Duhigg, yah sah-sah aja hehe.. ☺️

Itu aja kali yah..

Selamat malem duhai para kamerad Y&C sak sumbagsel. Kalau mampu, nanti saya sharing pas KOPI ISI yah. Semoga berguna.. 🙏😘

Purchase this book here:
https://www.amazon.com/Smarter-Faster-Better-Productive-Business-ebook/dp/B00Z3FRYB0

#SmarterFasterBetter
#CharlesDuhiggBook
#AboutProductivity

– – with Aris, Rivaldi, Kiki, Aziz, Moh Teguh, Bakhtiar, Ferdinand, Adnan, Galuh, mas bRam, Deddy, Sakti, and Christianto Y V at Kota Palembang

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s