Review Serial TV SHERLOCK – Season 1, Season 2, dan Season 3

Guys..

Iyah saya tauk. Saya tauk ini telat untuk ngebahas film “SHERLOCK” ini. Sudah 3 season habis tak tonton, dan season 4 belum ditayangkan (unaired).

Menurut saya ada 6 hal yang menarik dari serial film Sherlock (3 seasons and 3 episodes each, ada 9 film) :

#1. Detektif “Sherlock Holmes” adalah karya “Sir Arthur Conan Doyle”. Karena karyanya yang cetar membahana itu makanya disematkan tambahan “Sir” didepan nama beliau.

#2. Sherlock punya abang kandung, named “Mycroft Holmes”, yang diserial ini perannya adalah agent kepercayaan Inggris. Iyah Mycroft itu kayak “M” yang ngelead semua agent difilm James Bond.

#3. Sherlock ndak pernah punya temen. Iyah, adalah “John Watson” partner sekaligus temannya. Dan sherlock mengakuinya. Dan ini dibuktikan ketika mereka menyelidiki “Anjing Raksaka” atau “The Hounds of Bakersville”.

Kalimat yang buat tuan Watson sedih, ketika Sherlock bilang.. “I DON’T HAVE FRIENDS”. Dan sebelum Watson makin merajok, Sherlock imbuhkan.. “I HAVE ONLY FRIEND”. Ndak pakai “S”, ndak jamak. Iyah hanya satu saja temennya, yaitu tuan Watson. Ituh sudah cukup buat tuan Watson tersenyum.

#4. Kalau inget “Detektif Conan” sudah pasti ketebak siapa yang menginspirasi “Aoyama Gosho”. Iyah, Sir Arthur Conan Doyle. Dan buku Detektif Conan ini dari taon 1996 sampai hari ini ndak kelar-kelar.. ๐Ÿ˜ญ

#5. Mereka tinggalnya di “Jalan Baker Street”, rumah yang gampang sekali dikenali dan gampang untuk dihancurkan dan ditergetting kelihatannya hehe.. ๐Ÿ˜œ

#6. And last, hidup Sherlock ndak akan sempurna tanpa “Prof Moriarty”, manusia yang IQ-nya muncrat juga kayak sherlock. Musuh bebuyutan yang sepadan, dan musuh abadinya tuan Holmes.

Yaps, tentu saja saya ndak menyangkal kalimat “EVERY HERO NEEDS A VILLAIN. Setiap Jagoan butuh musuh. Kalau ndak ada hitam maka ndak ada putih kan hah? Ini keseimbang yin dan yang lah.. ๐Ÿ™โ˜บ๏ธ

_______ Sherlock Bunuh Diri!

Last, yang intriguing me much adalah episode “The Reichenbach Fall”, gaes!

Ini saya tonton tadi siang. Sampai dua kali. Itu adalah adegan terakhir season-2. Dimana Sherlock Holmes MATI BUNUH DIRI, lompat dari atas gedung, dipaksa oleh games Moriarty yang sudah duluan mati dengan menembakkan pistol ke tekak tenggorokannya.

Sherlock lompat dan disaksikan Dr. Watson sahabatnya ituh. Diperiksa tidak ada denyut nadi. Mati. Kaku, kepala pecah. Tuan Watson faham dia sudah kehilangan sahabatnya.

In short, didepan makam Sherlock. Setelah berdoa tuan Watson bilang lirih ke batu nisan Sherlock Holmes dengan sedih..

“Untuk kali ini saja, please katakan kamu tidak mati Sherlock. Katakanlah ini hanya bagian dari permainanmuh..”

Senyap. Dan, kamera fade out..

– – at Kota Palembang

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s