Tuas Andon, Tetsuro Toyoda, dan Produktifitas

Guys..

Semua orang faham, menarik “TUAS ANDON” (japanese: maintenance) itu harganya mahal banget. Ini tuas untuk memberhentikan jejeran mobil yang lagi diinstall dipabrikan mobil. Begitu tuas andon ditarik karena ada masalah disalah seorang mekanik, ini hitungannya $15.000,- permenit.

Dan inilah yang enggan dilakukan Joe, karena kurang konsentrasi jadi ndak pas masang sekrup untuk lampu belakang. Sementara mobil-mobil diayunan ndak berhenti, terus bergerak. Setelah dipasang satu mobil, mobil dibelakangnya sudah menunggu.

Kebetulan sang direktur ngelihat dari kejauhan. Agak berlari mendekat, tuan Tetsuro Toyoda kemudian meminta Joe untuk menarik tuas Andon.

Sebagai informasi, selama dua bulan NUMMI (New United Motor Manufacturing Inc.) perusahaan patungan General Motor & Toyota berjalan, tak satupun tuas Andon (maintenance) sekalipun ditarik. Tak seorangpun berani nanggung resiko nambahi cost, karena faham angkanya semenit $15K guys.

Joe bersikeras ndak mau narik tuas dan malah agak maksa untuk nyekrup ditempat yang tidak pas. Dan yeah rite, Joe gagal memasang sekrupnya sementara mobil diayunan belakang sudah ngantri untuk dipasang juga.

Toyoda melihat itu kemudian dengan sabar membantu tangan Joe untuk narik tuas Andon. Berbarengan. Dan suara “berderak” mesin raksaka, tempat digantungnya jejeran mobil-mobil yang tersusun rapi itu BERHENTI, menandakan ada yang tidak beres. Semua orang kaget, soalnya baru kali ini kejadiannya.

Joe gegas memanfaatkan berhentinya mesin untuk memasang sekrup lampu belakang yang gagal dipasangnya in lead time. Dan dia bersungut karena ngerasa bakal kena semprot sama orang Jepang itu. DAN TERNYATA JOE SALAH!

Tuan Toyoda, sang Presdir, mengambil sikap sempurna, sambil membungkuk meminta maaf..

“MAAFKAN SAYA JOE..”

“Saya Mohon Maaf karena membuatmu agak memaksa menekan tuas Andon. Bukan mobilnya, tapi dirimu Joe yang paling penting. Karena kaulah yang bisa membuat mobil-mobil disini jadi berkualitas. Aku akan mensupportmu sekuat tenaga untuk itu..”

See guys, tuan Toyoda ndak mempermasalahkan berhentinya mesin yang berarti nambah cost $15K permenit. Nyang paling penting adalah Joe merasa confidence doing mistakes and try his best untuk menyelesaikan masalahnya. Kualitas menjadi nomer satu. Focus to customers yang coba diajarkan tuan Toyoda.

Kejadian ini, menjadi cerita mulut ke mulut. Dan membuat para eks pegawai “General Motor” merasa kalau inilah budaya dari “Toyota” yang mereka inginkan. Semua pegawai jadi percaya kalau perusahaan bukan fokus pada siapa yang salah, akan tetapi meng-empower setiap pegawai untuk sama-sama menjaga kualitas dalam membuat “great car”.

Yeah singkatnya.. THE MORALE WENTS UP. Semua pekerja secara moril percaya kalau Toyota mementingkan karyawannya sehingga menghasilkan produk yang berkualitas. Beda dengan masa General Motor sebelumnya.

________ actually the story stop here.. 🙂

Jika mau lanjut silahkan baca tambahan dibawah.. ^_^

Kalau saya fikir..

Satu hal yang diceritakan sama “Charles Duhigg” terkait produktifitas bukan malah khawatir doing mistakes, tapi sebaliknya. Bagaimana as leader mampu memberi percaya diri sehingga fokus dikualitas. And the result mampu menghasilkan mobil berkualitas tinggi.. 🙏😍

Sebagai informasi perusahaan NUMMI dibuat setelah GM bangkrut taon 1982. Dan 2 taon setelahnya 1984 Gandeng Toyota . Hal ini banyak dibahas di literature business case, tentang fokus pelanggan dan asimilasi culture Jepan ke America. Penjualan mobil meningkat dua kali lipat. Mogok kerja ndak pernah terjadi. Sejarah diciptakan oleh Toyota.

Source here: https://en.m.wikipedia.org/wiki/NUMMI

Yah, walaupun, tetap saja 2010 kemarin karena resesi mendera industri otomotif NUMMI ditutup karena beban untuk Toyota dan beberapa kesepakatan dengan labor ndak tercapai. Iyah ditutup untuk kedua kalinya ituh plants.. 😅

______ Elon Musk & TESLA

Setelah tutup, pabrik perakitan mobil NUMMI ini dibeli startup muda, sang technopreneur juga technocrat “ELON MUSK“. Perakitan mobil direnovate, dipugar banyak. Walaupun sang milyarder buat mobil juga tapi ini mobil listrik.

Iyah, TESLA, mobil listrik yang katanya the sexiest things in this universe dibuat ditempat yang sama dimana GM & Toyota buat mobil dulunya.. ^_^

See the picture: yang atas gambaran NUMMI dan gambar dibawah itu gambaran pabrikasi mobil TESLA Plants. Lebih banyak robotnya daripada buruhnya hehe..

Selamat pagi para pembaca lini masa yang pernah menarik tuas Andon, PRODUKTIFITAS bukan hanya dengan mengurangi cost, tapi stay fokus sama apa yang dituju. Gitu setidaknya Toyota memperlakukan pegawainya.. 🙏😍

#CultureMatter #Productivity
#CharlesDuhigg’sBook

– – at Kota Palembang

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s