Kosong – Pure Saturday

Guys..

Waktu ke Jambi beberapa waktu yang lalu. A friend of mine, Dani Dominique, muter lagu “Kosong” ini guys. Throwback memories gituh. *tag orangnya.. 🙏😊

Iyah, lagu lama. Genre 1996. Saya masih berseragam abu-abu pada saat itu. Dan you guys know-lah, masa-masa sok ngartist dulu. Dimana jari-jemari ini belum dibalut lemak yang banyak, sehingga lumayan rapi mainkan chord gitar.. 😅

Okay, kenapa juga saat itu “Pure Saturday” famous banget. Nyang tau lagu ini faham “alternative” saat itu jadi genre yang kerasa rebel banget. Memberontak. Ndak hingar bingar juga kayak pendahulunya PAS Band. Walau berkesan rough but still easy listening.

Kalimatnya puitis dan magis menurut saya. Pas banget dengan kondisi perasaan yang saat itu sering galau. Sering kosong, ngelamun ndak jelas. Menyesali rasa yang tertinggal. Rasa yang dulu pe

“Coba untuk ulangi. Apa yang terjadi..”
“Harapkan datang lagi..”
“Semua yang pernah terlalui..”
“Jalan panjang, semakin lapang..”
“Hanya dahan kering yg terpanggang”

Dan ketika Gen FM minta NOAH, a band that you can’t denied, perform UnPlug di Radio mereka. Suaranya Ariel, siganteng maut, yang serak-serak dibaur musik akustik jadi semakin buat gimana gituh.

See Noah play “kosong” here guys:

Dan ini jadi lagu pagi saya belakangan ini, iyah selain lagu dangdutan “Sambalado” nya mbak “Ayu Ting Ting”. Halah.. ✌️😅

*lanjutin workshop duluw yah guys..😁

– – with Dominique

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s