Month: May 2017

Bad Arguments – Logical Fallacy Ad Hominem


Guys.. 

Satu kegiatan sesat fikir (logical fallacy) yang paling famous dilakukan ketika berdiskusi atau sedang berargumen adalah “Argumentum Ad-Hominem”.

Dan saya pribadi akui “ad-hominem” inilah yang paling manjur untuk menggoyang dan mengaburkan tujuan dari diskusi. Yaps, singkatnya kalau mau menang serang sisi lemah orangnya daripa mendebat content diskusi yang dilempar. Haha, pathetic but true bangets.. πŸ˜‚

Sebagai contoh:

_Si-A: Saya fikir program ini ndak pas dilakukan pada bulan ramadhan. Soalnya lagi puasa.

_Si-B: Ah kamu tau apa, kamu kan bukan Islam. Kami yang Islam lebih faham kondisinya.

See that, guys..

Si-B bukan menyerang argumen Si-A tapi malah menyerang pribadinya Si-A. Ini kenapa namanya ndak nyambung atau argumentum ad hominem. Bukan menjawab isinya atau memberikan fakta atau evidence yang berhubungan, eh malah nyajikan statement yang ndak nyambung. 

Sekilas kelihatannya cerdas menambahkan argumen baru dan membawa faktor agama tapi kalau sama-sama berfikir lagi, ini DUNGU namanya. Ndak cerdas blass. Kalau orang Medan bilangnya “paok”.

Well, saya sendiri bicara saja bisanya. Masih sering kejebak ditempat yang sama lho. Postingan ini adalah sharing dan juga #ngaca untuk saya pribadi.. πŸ™πŸ˜‚

Gitu aja kali yah. Selamat berpuasa semua pembaca lini masa yang menjalankannya. Semoga kita semua terhindarkan dari “sesat fikir” ini. Aamiinn.

Gambar saya ambil dari buku ini: 

#BadArguments #Books #AliAlmossawi #LogicalFallacy

Advertisements

Johny Depp & His Roles


Guys..

Yaps, tuan Johny Depp adalah legenda. Dan semua filmny epic sungguh. Saya tonton beberapa diantaranya.

SEKALIAN NANYA!

Kalau boleh nanyak, kawan-kawan yang hobinya nonton, bantu saya film apa aja yang diperankan tuan Depp dari gambar terlampir? Yang di atas apa aja dan yang di bawah apa aja.. ^_^

Thanks All.. πŸ™πŸ˜˜

Make Gifts For People – John Green

Guys,

Berikut kalimat dari John Green dichannel youtube-nya “vlogbrothers“, yang menginspirasi Gavin Aung Than sang ZenPencils my fave auhor!

_____

Do not make stuff because you want to make MONEY. It will never make you enough money. Do not make stuff because you want to get FAMOUS. Because you will never feel famous enough.

Make GIFTS for people, and work hard on making those gifts in the hope that those people will notice.

Maybe they will notice how hard you worked. And maybe they won’t. And if they don’t notice, I know it is frustrating. But ultimately, that doesn’t change anything because your responsibility not to the people you are making the gift for..

BUT FOR THE GIFT ITSELF!

πŸ™πŸ˜

_____

Yaps, kalau menurut saya yang dibilang tuan John Green ini dalem banget. Ndak hanya bicara berkreasi bukan untuk “uang” dan “ketenaran” tapi iklash untuk dihadiahkan ke orang lain.

Pun, at the end, kalau orang ndak notice, hakikinya kreatifitas pekerjaan itu yah untuk “hasil kreatifitas” itu sendiri. Bingung yah? Well, saya juga awalnya bingung, tapi Alhamdulillahnya sampai ini dituliskan dimari saya masih juga ndak faham. Halah. βœŒοΈπŸ˜…

See the complete sketchnote here:
http://zenpencils.com/comic/119-john-green-make-gifts-for-people/

Selamat pagi semua jiwa-jiwa kreatif yang sedang menghasilkan karya. Semoga berhasil apapun tujuannya. πŸ™πŸ˜

AMAZON dan Toko Retail OFFLINE

Yeah, begitulah..
Banyak yang bilang kayak gini:

“Amazon just convinced us to divorce our wife then married her”

Yoih, pasalnya dari taon 2015 kemarin sampai hari ini Amazon malah perbanyak toko offlinenya. Iyah, sang pionir “click-and-mortar” ini malah balek lagi ke “physical store”. Haish.

Agak aneh menurut saya sang innovator bisnis retail online dengan database dan mesin algorithmanya yang mampu mengquery request jutaan user itu balek lagi ke offline store! What a game.. πŸ˜‚

Alesan yang paling masuk akal menurut saya, selain mereka mau ganggu walmart dilahan bisnis brick & mortar, mereka sepertinya mau coba ngejual hak cipta dari system pengelolaan bisnis retail store yang masih saja sampai hari ini tumbuh.

Well, they do expert on autonomous guys. They can read their customers behaviour berry-berry-well. Dan ini manis. Dan ini yang dikejar. Walmart ndak kelas kayaknya sama mereka wkwkwk.. ^_^

Semua faham waktu tuan Bezos buat “Cadabra” taon 1994 dengan niatan daring jadi ganti nama “Amazon”. Dan gudang mereka yang sak lapangan bola dipinggiran kota Seattle nyusut lebih separuhnya ketika mereka nge-retail online. Nah sekarang malah nge-brick.

See the news here:
https://goo.gl/nCDHeH

Kalau saya pribadi, mau dia brick ataupun click terus sekarang brick lagi ya ndak jadi masalah. Nyang penting layanannya ndak turun. Kalau online secara UX mereka juara, tapi kalau UX di physical store-nya saya ndak faham.

Kenapa ndak faham? Yah, soalnya gadak pulak store orangtu di Medan. Gak bisa pulak awak cobak. BAH ACEMANA! πŸ˜…

View on Path

Bagaimana Menjadi Orang Biasa-Biasa Saja

Kalimat berikut ini nyinyir menyindir!
_______________
“Disini berbaring pria yang tidak menarik dan biasa-biasa saja”.

_______________
Yaps, menjadi “orang biasa” yang rata-rata adalah pilihan tentunya. Dan kalau pengen banget jadi “average people” beginilah cara menjadi orang yang biasa-biasa saja itu.. ^_^

1.) Terima saja apa yang dibilang orang apa adanya
2.) Ndak mempertanyakan kewenangan
3.) Kuliah karena diwajibkan, bukan karena keinginan belajar sesuatu
4.) Bekerja 40 jam seminggu dengan nilai hitungan produktifitas 10 jam saja
5.) Pergi keluar negeri sekali atau dua kali dan mencari tempat yang paling aman dan gampang
6.) Berhutang sebanyaknya, yang dibayar sampai 30 tahun baru selesai
7.) Jangan pernah belajar bahasa lain, toh bahasa bawaan ibu sudah cukup
8.) Mikir untuk nulis buku tapi ndak pernah memulainya
9.) Mikir untuk memulai usaha tapi ndak pernah memulainya
10.) Ndak perlu menonjol atau ndak usah membuat orang notice kedirimu
11.) Ndak ikutan berkompetisi untuk pekerjaan yang sulit dan menantang

Begitulah guys, tulisan di blog CHRIS GUILLEBEAU menginspirasi tuan Gavin (Zen Pencils) untuk buat sketch awesome “11 ways to be average”. Walau menurut saya lumayan sarkas tapi yah TRUE BANGET!

See here:
http://zenpencils.com/comic/92-chris-guillebeau-11-ways-to-be-average/

Yeah rite, tuan Guillebeau ini kok kayak ndak asing kedengarannya. Hehe, kalau inget buku “$100 STARTUP” yang ngarang adalah orang yang sama. Hehe, I know Guillebeau from Pak Benny Hamdani founder Rumah Dyandra.. *tagging ah orangnya.. 😍

Gitu aja kayaknya..
Semangat pagi semua pembaca lini masa yang berusaha untuk tidak average. Semangat, soalnya untuk menjadi tidak rata-rata itu ndak gampang.. πŸ™β˜ΊοΈ

– with Benny

View on Path

MADRE – Dee


Oh guys..

Butuh waktu sejam saja untuk baca novel “MADRE” ini guys. Halamannya ndak banyak dan ceritanya juga ndak rumit. TAPI please jangan pernah bilang ini novel biasa yang tidak membius. Novel average dengan diksi dan jalan cerita picisan. Nope, this story definitely worth a read.

Well yeah, selalu saya akui bahasanya DEE selalu juara. Saya terpaksa menjura hormat untuk segala lema dan kata. Dibaur dengan riset dan knowledge yang dicampur, diuleni, dilumat, dan dibanting sehingga menjadi satu cerita sederhana menginspirasi tentang: ROTI!

Iyah, kayak cerita novel “Filosofi Kopi”. It ain’t about kopinya saja tapi tentang bagaimana ambisiusnya sang bartender. Sama juga kayak Madre. Ini bukan tentang roti dan biang-nya. Ini tentang seorang artisan. Ini cerita TANSEN sang seniman pembuat roti.. ^_^

Bagaimanapun berusahanya kalau bukan jalannya ya ndak bisa. Ndak boleh ngoyo maksa harus bisa sekarang. Yah mungkin nanti. Dan, sebaliknya, kalimat “takdir memilihmu” itu juga ndak bisa diabaikan. Soalnya bisa jadi itu panggilan sebenernya. The true calling more than everything.

Btw guys. Disarankan setelah baca bukunya wajib juga nonton juga film-nya, berasa lengkap sudah. Yaps, Vino G Bastian sebagai Tansen, Laura Basuki sebagai Meilan menjadi paduan dan magnet yang kuat. Dan Dedi Petet walau ndak sesuai gambaran saya dibukunya sebagai pak hadi ndak mengecewakan.

Love it. 😘

See the trailer here:

https://youtu.be/NB_TA9wI_ZM
View on Path