AMAZON dan Toko Retail OFFLINE

Yeah, begitulah..
Banyak yang bilang kayak gini:

“Amazon just convinced us to divorce our wife then married her”

Yoih, pasalnya dari taon 2015 kemarin sampai hari ini Amazon malah perbanyak toko offlinenya. Iyah, sang pionir “click-and-mortar” ini malah balek lagi ke “physical store”. Haish.

Agak aneh menurut saya sang innovator bisnis retail online dengan database dan mesin algorithmanya yang mampu mengquery request jutaan user itu balek lagi ke offline store! What a game.. 😂

Alesan yang paling masuk akal menurut saya, selain mereka mau ganggu walmart dilahan bisnis brick & mortar, mereka sepertinya mau coba ngejual hak cipta dari system pengelolaan bisnis retail store yang masih saja sampai hari ini tumbuh.

Well, they do expert on autonomous guys. They can read their customers behaviour berry-berry-well. Dan ini manis. Dan ini yang dikejar. Walmart ndak kelas kayaknya sama mereka wkwkwk.. ^_^

Semua faham waktu tuan Bezos buat “Cadabra” taon 1994 dengan niatan daring jadi ganti nama “Amazon”. Dan gudang mereka yang sak lapangan bola dipinggiran kota Seattle nyusut lebih separuhnya ketika mereka nge-retail online. Nah sekarang malah nge-brick.

See the news here:
https://goo.gl/nCDHeH

Kalau saya pribadi, mau dia brick ataupun click terus sekarang brick lagi ya ndak jadi masalah. Nyang penting layanannya ndak turun. Kalau online secara UX mereka juara, tapi kalau UX di physical store-nya saya ndak faham.

Kenapa ndak faham? Yah, soalnya gadak pulak store orangtu di Medan. Gak bisa pulak awak cobak. BAH ACEMANA! 😅

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s