Month: August 2017

Kecerdasan Buatan – Elon Musk

Guys,

Kelihatan dari nadanya Elon Musk agak emosional waktu ngejawab Mark Zuckerberg terkait Kecerdasan Buatan (Artificial Inteligence).

___ “Pengetahuan Mark Zuckerberg terbatas tentang Kecerdasan Buatan, yah pantes dia ndak faham”.

___ “I have talked to Mark about this (AI). His understanding of the subject is limited.”

Pria yang julukannya “Tuan Stark Dunia Nyata” itu nge-warning pemerintah untuk membuat regulasi AI secepatnya. Supaya lurus dengan perkembangan AI hari ini dan kedepannya.

Sementara disisi lain Zuckerberg ndak setuju. Dia agak khawatir idenya tuan Musk malah akan memicu genderang perang diceruk itu. Doomsday scenario yang ujungnya malah buat damage to humankind. Ndak bermanfaat apa-apa dan malah merusak.

_____ menurut saya, guys.

Walau tuan Musk kurang cerdas emosi dikalimatnya, dia benar. Sebenernya preventif jaoh lebih bagus daripada reaktif. Daripada nanti begitu “racing AI” dimulai pemerintah ndak punya aturan main yang jelas, absurd jadinya. Gamang. Sehingga malah jadi inovasi yang liar ndak terkendali.

Dengan alasan itu juga tuan Musk meluncurkan “OpenAI” 2 taon lalu. Sebuah project yang menampung semua dokumen, knowledge, literatur, hasil penelitian terkait dengan AI. Tujuannya supaya semua orang bisa mengakses dan saling mengawasi perkembangan kecerdasan buatan ini.

Haha, end of this cheap words, sebenernya sama sih niatnya guys. Menurut saya tuan Zuckerberg dan tuan Musk sama-sama khawatir terkait AI. Never ever summoning the demon. Walau beda intonasi, saya yakin mereka masih satu suara kalau “kecerdasan buatan” itu lebih mengancam daripada Korea Utara. 😁

_____ kecerdasan buatan hari ini

Oiya, kita ndak usah juga jadi lebay ngebayangkan “those machine will betray us”. Yaps, just like SKYNET. Wong, itu manusia paling cerdas AI dibumi ini, yg hari ini kerja di Google (Andrew Ng) aja cuma baru bisa ngajarin machine-nya ngenali sosok kucing doank. ✌️😅

Yaps, butuh berdekade-dekade lagi kayaknya sih guys. Sejak riset pertama 1956 yah kayak gitu-gitu aja. Paling banter konspirasi teorinya aja yang lebay. Cmiiw yah.

Akan tetapi jalan ceritanya akan jadi beda kalaulah tuan Musk dan tuan Zuckerberg jadi satu suara padu untuk ngebangun AI guys. Haish. Apalagi ditambah kalau Duo Paige dan Brin ikutan cawe-cawe. Well ya’all know, quantum leap will happened. Haha, hitungan yang tadinya “berdekade” menjadi bilangan “tahun” saja. 😆

Gitu aja guys. Ndak penting memang ngebicarain ego-ego para cerdas binari itu. Saya yang cerdas kuaci ini kayak biasanya aja: hanya bisa bacot saja & menganga penuh kekaguman!

Tabik.. 🙏😂

Advertisements

Youth Nation By Matt Britton

Pertanyaan cerdas dari buku YouthNation yang buat saya jadi kefikiran.

HOW WE BUILD REMARKABLE BRAND IN YOUTH DRIVEN CULTURE?

Saya fikir apa yang dibilang sama Matt Briton, terkait "shareable experiences" itu TRUE banget. Nyangkut sama kalimat "how to build remarkable brand" kalimat diatas.

Nowadays. Semua brand fokus dalam menciptakan "shareability" dan "virality", to gaining maximum reach. Kalau berhasil kayak api membakar dalam sekam. Cepat, menjalar, dan meluas, melahap sampai habis. Ekuitas merek terkerek naik. End of story.

Lantas, bagaimana kalau gagal?

Well, kalau gagal intropeksinya berarti para salesman dan marketer kurang "mendengar". Kurang aware sama what happening. Bisa jadi terlalu mainstream & obselete. Sehingga banyak program bagus atau activities bagus tapi ndak ada yang berkerumun.

Crowd-nya saja ndak dapet bagaimana berharap produk dibeli anak-anak muda millenials itu? Apa khabar rejuvenate?

Again. It means, as principal we ain't mingled. Ndak baur sehingga buram market yang katanya rapidly change itu. Ndak bisa ngeraba kemana ngarahnya. Oiyah, jangankan membuat demand baru. Coba membaca demand kekinian hari ini saja tertatih. Maksa harus cara yang sama.

Oh dem, I do undertand, it ain't easy to make our brand remarkable. Ndak akan pernah mudah. Ndak usahlah remarkable. Ndak dianggap (perceived) sebagai brand towa atau uzur saja sudah bagus banget.

Hormat saya untuk semua salesman & marketer seantero negeri. Ndak gampang buat brand remarkable. Positifnya untuk itulah kita hadir dibumi ini, kan yah? Halah. 🙏😍