Review Buku: The Design Thinking Playbook

Oh gaes..

Buku “The Design Thinking Playbook” ini baru banget. Baru 3 Mei 2018 kemarin dipublish “Wiley”. Saya beli. Biasalah, beli versi Amazon kindle banyak diskon. 😉

Yang membuat saya membeli buku ini karena Michael Lewrick pengarang bukunya ini seperti meresume beberapa buku terkait “design thinking” dan membuatnya menjadi langkah-langkah mudah yang di breakdown jadi terap-able. Gampang dilakukan. Di preambule juga sudah dijelaskan.

Akan tetapi..

Ini mungkin perasaan saya aja kali.. 😅

IMHO bangets, menurut saya cara bertutur Tn. Lewrick terlalu datar. Kalimat yang dipilih juga segendang penarian. Rata air ndak menginspirasi sedikitpun. Kurang menggerakkan. Halah.

Secara tujuan untuk “memvisualkan” design thinking itu apa dapet banget. Soalnya buku ini didukung banyak gambar. Coloring notes untuk takeaways juga buat kita membacanya ndak bosen.

Akan tetapi graphic & visual bagus dibuku ini ndak menolong. Karena, cmiiw, penjelasan Tn. Lewrick ini terlalu panjang lebar dan yeah somehow campur aduk gitu. Ndak runut. Menurut saya buku playbook itu seharusnya menggunakan bahasa yang ringan, kalau bisa jenaka, dan fun. Namanya juga playbook kan yah. ✌️😁

Btw, saya baru sampai di chapter 2.6, how to prepare the organization for a new mindset, masih belum khatam bacanya. Dan ekspektasi saya agak berlebihan dengan chapter ini, ndak jumpa dengan apa yang saya harapkan. Malah saya mikirnya rada ndak nyambung dengan judul besar.

Kebayang bicara “mempersiapkan organisasi dengan mindset baru” harusnya bisa diexplore pakai contoh real. Misalnya kalau Google terlalu mainstream untuk dijadikan contoh, Tn. Lewrick bisa cerita tentang Wegmans atau Brandix. Yah yang real lah sebagai contoh. Bukan hanya nyebut “some organizations” atau “many companies” yang terlalu general. Ndak menggugah. 🙏😂

Oiya, fyi, buku ini hanya ada 3 chapter utama saja, guys. See these:

1# Understand Design Thinking

2# Transform Organization

3# Design The Future

Yes, kalau yang nge-fave sama buku “Value Proposition Design” oleh Osterwalder. Atau “100 things designer needs to know about people” punya Susan Weinschenk yang penuh dengan visual ndak usah terlalu banyak berharap sama buku Tn. Lewrick ini yah gaes. Beda.

Soalnya walau visual nya sama kuatnya, dan juga coloringnya juga sama bagusnya, tapi ndak menginspirasi seperti dua buku dengan visual bagus yang saya sebutkan di atas. Ndak clear karena terlalu panjang dan berbelit. Yah, begitulah.

Sure, there are good things in this book. Untuk kamu yang baru baca buku design thinking (ideation) ini bagus untuk starting point. Penguatan “how to design a program” bagus diceritakan disini. Lagian kurang menarik untuk diceritakan bukan berarti buku ini ndak bermanfaat. Hehe.. 😊🙏

Itu aja gaes. Kalau untuk saya nilai buku ini 3 dari 5 bintang. Lumayan untuk bikin cantik GoodReads list saya wkwkw.. 😆

.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s