Menggambar Vs Memvisualisasi

Gaes..

Kemarin waktu training Digital-X (yes, think like founders) di block71 kuningan, saat itu sang coach ngajak kita semua untuk memvisualkan ide yang sudah kita jabarkan.

Seperti orang kebanyakan, saya langsung exclaimed..

“AKAN TETAPI SAYA TIDAK BISA MENGGAMBAR”

Haha, saya lupa ketika bicara “design thinking” adalah “visualisasi”. Artinya sederhana banget. Jangan pernah khawatir gambarnya cantik atau jelek yang penting message-nya dikuatkan secara visual. Nyang penting niatnya ada (black pen).

Yes, again. Nyang penting adalah stepping di visualisasi ide-idenya. Selama kita atau team faham itu menggambarkan ide besarnya sudah sangat cukup untuk berangkat ke canvas selanjutnya: VALUE PROPOSITION.

Btw, gambarnya diambil tanpa izin dari buku “DesignThinkingPlaybook” yang saya share kemarin. Dan yes, ada yang japri bilang “DTP adalah buku terbagus yang dia baca”, ngajarin ideation ke kita.

Well, SAYA TENTUNYA SETUJU. Yang saya tuliskan dan kritisi kemarin bukan contentnya lho, tapi cara bertuturnya Tn. Lewrick yang datar dan berkesan panjang lebar, ndak menginspirasi saya.

MDan bisa jadi saya salah. Harusnya menurut saya content yang bagus harus dideliver dengan bagus juga. Imho yaahh.. ✌️😁

Demikian.

Selamat pagi Indonesia.. ^_^

#DesignThinkingPlaybook

#Books #ValueProposition #DigitalX

.

Advertisements