What it Takes to be A Great Leader – Rossalinde Torres

Oh gaes..

Pertanyaanya kayak gini: “SO, WHAT MAKES A GREAT LEADER IN 21st CENTURY?” Ini kalimat pembuka TEDtalks Rosalinde Torres, managing director of BCG Consulting, didepan peserta TED conferences di vancouver, Canada.

Sepengalaman beliau “Leadership Development Programs” atau LDP hari ini kebanyakan diambil dari “success model” masa lalu, bukan role model hari ini, bukan juga didesign untuk modelling leader dimasa yang akan datang. Shaping the future, not just reacting to it. Itu harusnya kan yah.

Kesimpulan ini diconduct dari 4000 perusahaan yang punya LDP. Dari hasil riset 25 tahun didapati 58% dari perusahaan-perusahaan tersebut malah punya kritikal gaps terkait leadership. Ndak ngaruh. Ndak ngefect. And THEY STILL FAILED untuk menumbuhkan para leader baru. 😅

Singkatnya gini guys, dari hasil research-nya, bunda Torres ndak mempersalahkan LDP tapi beliau mengajak kita untuk Re-think ke tujuannya. Dan beliau juga coba mendefinisikan SOSOK LEADER HEBAT dengan 3 pertanyaan berikut:

1# Where are you looking to anticipate the next change?

2# What is the diversity measure of your (professional and personal) network?

3# Are you courageous enough to abandon a practice that has made you successful in the past?

Kemudian sebelum ending, konklusi akhir, dipenutup bunda Torres ngasih kalimat ini:

—— I’ve met many leaders, and they are stand out. They are women and men who are preparing themselves not for the comfortable predictability of yesterday, but also for the realities of today, and all of those unknown possibilities of tomorrow. ——

Gitu guys. Selamat menjalani kemungkinan yang ndak pasti diesok hari para great leaders. Have a nice uncertainty journey then.

Banzai.

.

Advertisements

Ini tentang darimana datengnya sebuah ide atau gagasan. Where the ideas come from. Seperti yang saya kutip dari buku SLIDE:OLOGY yang ditulis oleh bunda Nancy Duarte, kalimatnya begini:

“The best place to start is not with the computer. A pencil and a sheet of paper will do nicely”.

Ini kalimatnya bener banget. Kadang justru ide atau gagasan itu malah datengnya dari sketch kasar (baca: oret-oretan) menggunakan pensil/pena dan kertas. Bukan malah dari computing machine yang canggih.. ✌️😁

Kayaknya old-school banget yah gaes. But believe me, it works. Banyak sih, hari ini, yang saya lihat perlu kertas dan pinsil untuk menggambarkan atau menuliskan idenya.

Salah satu yang saya kenal adalah bos saya. Setiap beliau kefikiran ide apa, buru-buru nyari kertas dan pensil untuk “digambar dan dituliskan”. Khawatir idenya ngilang. Takut mood-nya juga nguap. Soalnya kalau ndak dicatetkan seringnya malah lupa. Precious moment ini. It won’t come twice. Sayang kalau berlalu.

Dan saya faham banget, metode “manual” kayak gini malah seringnya menghasilkan ide-ide yang awesome. Gitu sih kata bunda Duarte gaes. And I believe that. Soalnya saya juga sama, suka manual juga. Lagian, bukankah pepatah lama bilang “ikatlah ide dengan menuliskannya”.

Eh itu “ilmu” yah bukan “ide”. ✌️😅

Selamat malem para pembaca lini masa yang punya ide-ide brilian. Please itu idenya jangan sampai dibiarkan mendem yang mana hanya tuhan dan kawan-kawan sendiri yang tau. Jangan egois. Biarkan dunia tahu. Share it and then let it flourish.

Tabik.. 🙏😍

*tagging ma-boss ah.. 😊

.

Sometimes the Questions are Complicated – Dr Seuss

Guys,

Seperti kalimat yang terlihat digambar..

“SOMETIMES, THE QUESTIONS ARE COMPLICATED AND THE ANSWERS ARE SIMPLE”
~ Dr. Seuss, sang pendongeng!

Yaps, kayaknya cetek tapi sebenernya ini dalem lho guys. Saya coba rangkum dalam 2 (dua) hal saja. Apapun pemikiran kawan-kawan semua silahkan saja di-shoot. Kalau beda justru memperkaya. Ndak ada salah dan benar yah. 😅

1# KEHILANGAN PRIORITAS

Quote bagus ini sengaja di-address ke orang-orang yang melakukan hal kompleks yang sebenernya ndak perlu.

Mereka mencoba mempertanyakan “semuanya” agar yang ada disekitarnya. Dan lugu-nya lagi, atau malah naifnya, biasanya orang-orang inilah yang malah kehilangan poin-poin penting karena mengkhawatirkan semua pertanyaan-pertanyaan itu.

Sampai sini faham? Well, kalau ndak faham yah ndak papa. Ini yang nulis juga bingung chokk. Wkwkwk..

Singkatnya gini. Ada hal yang ndak harus ditanyakan. Bukan berarti ndak boleh ditanya. Ada juga hal-hal yang ndak penting walaupun sudah dijawab. Haha, seringnya ini malah akan mengaburkan prioritas sehingga melebar dan tidak fokus.

Yes, everyone has the same 24 hours lho. Artinya kalau saja ada yang punya sehari 36 jam, yah bolehlah mempertanyakan semuanya. Prioritasnya bisa dilebarin.

2# SUDAH NEMU JAWABANNYA

Banyak juga yang mengartikan quotes ini dengan “yes, you already know the answers”. Sebenernya butuh penegasan saja karena jawabannya udah kefikiran.

Hehe, be honest ini saya juga. Kadang solusi dari hal-hal kompleks udah kefikiran. Ndak sulit kok untuk dijawab. Akan tetapi sedikit ragu dengan jawabannya. Butuh “suara” positif untuk meyakinkan diri sendiri. Supya firm and be bold.

Gitu kayaknya guys. Serumit apapun pertanyaannya seringnya jawabannya simple. Jawabannya malah sudah ada. And last, sebagian orang percaya, terkadang yang terbaik itu justru tidak bertanya apa-apa.

Demikian guys.

Salam olahraga semuanya.. ^_^

.

Thai Video – Boss Da Market

Satu hal yang pasti: kesewenangan tidak bisa dibiarkan. Hukuman sosial biasanya berlaku. Di video ini. People hates her. Yes, I also hate her. Orang kebanyakan bisa dipastikan benci sama si boss da-market ini.

Boss da-market tetiba dateng marah-marah. Emosi si boss malah ngebuang timbangan si penjual daging. Kejadian ini sempat divideokan. And suddenly, menurut ceritanya, video itu jadi viral.

Menjijikkan memang guys. Si bos da-market ini ngutip biaya rental dengan pongah. Semua tukang jualan disitu dihardik. Bengis banget. Anjritt. Buat emosi aja klip komersial thailand ini. Menindas orang miskin ini si boss ceritanya.

Semua orang bersimpati sama para tukang jualan yang tertindas itu. Saya juga kasihan sama mereka. Kalau si bos saya jijik lihatnya, kebawa emosi oh guys. Soalnya si boss keterlaluan memang. Banget. Di video yang viral itu komentar bernada hinaan dan cacian dari society masuk. Wajar lah ya.

Si boss dihakimi oleh masyarakat. Rasakan boss. Ndak bisa dibendung komentar negatif itu. People power boss. Buah dari perbuatan boss sendiri sih. Dan, itu sekuat tenaga masyarakat menyampaikan pesan bersama “JANGAN BELANJA DI DA-MARKET LAGI”.

And the ending..

No one will step to da-market. Semuanya “menghakimi” si boss. Pasar-nya tentu saja jadi sunyi karena campaign bersama tadi. Dan si bos? Dia mah cuek aja sambil bilang ke anakbuahnya “DO EVERYTHING THE SAME, AS ALWAYS”. Keras kepala. Kayak nantangin gitu.

Ndak mau berubah juga. Walau setelah video itu viral pasarnya jadi sunyi? Para penjual yang disana ndak bisa berbuat apa-apa. AKIBAT ULAH SI BOS DA MARKET KAH?

Diakhir video, saya jadi teringet perdebatan antara angka “6” dan angka “9”. Nyang mana tergantung darimana cara melihatnya. Mengharu biru jadinya gaes. Karena oh karena..

See the video here:

https://youtu.be/MxxKUikZ7YY

#openyourmind #forbettersociety

#selfreflect

.

Buku Principle – Ray Dalio

Buku PRINCIPLES ini nangkring jadi salah satu “most sold” nya Amazon Kindle. Yaps, 16 weeks in a row masuk list. Worth it to buy-lah. Dan memang RAY DALIO ini menginspirasi. Siapa yang ndak kenal tuan Dalio hari ini. Salah satu dari top 100 horang kaya sak dunia. 😊

Oiyah guys..

Sebenernya dari Desember tahun lalu sudah saya beli, tapi bacanya memang sengaja bertahap. Soalnya banyak prinsip-prinsip tentang kehidupan dan pekerjaan yang “baper” saya ulang-ulang bacanya chapter perchapter. Haha, apalagi jumlah halamanya juga lumayan banyak guys.

Yang menjadi catetan saya terkait proses diprinsip hidup adalah apa yang dibilang tuan Dalio “Use the 5-Step Process to Get What You Want Out of Life”. Menginspirasi dan bagus menurut saya. See here guys:

1. Have clear goals.< em>2. Identify and don’t tolerate the problems that stand in the way of your achieving those goals.< em>3. Accurately diagnose the problems to get their root causes.< em>4. Design plans that will get you around them.< em>5. Do what’s necessary to push these designs through to results.<<<
s, sesederhana itu. To make it clear untuk prinsip pertama to set up goals atau menentukan tujuan ndak usah mikirin bagaimana mencapai itu. Just put the numbers there. Atau letakkan saja cita-citanya apa. Kalau bahasa inggrisnya: “mboh piye carane”.

Ndak usah risau pesan tuan Dalio. You will failed and then learn. Failed again and learn again, and then you will always fix it (the next level mistakes).

Saya awalnya ndak begitu mudeng, kenapa ini tuan Dalio tuliskan runut dari awal masa hidupnya, while we know there are many articles and quotes write about him. Akan tetapi setelah beberapa chapter saya saya baru nyadar. Tuan Raymond Dalio sengaja bercerita agar kita faham darimana “prinsip-prinsip” yang dituliskannya terbentuk. Dan kenapa juga menjadi proven.

Well, banyak quotes bagus yang saya hilite. Etapi ntar tak share di Instagram @abepoetra aja kalau lagi rajin kwkwkw..

Btw. Ray Dalio, adalah founder of world’s largest hedge fund. Bridgewater Associates. Investor tangan dingin ini gaes!

Itu aja guys, selamat malem minggu semuanya. Mumpung istri lagi milih bahan-bahan pakaian di AltaModa, izinkan saya berbagi dimari. Tabik. 🙏😍

.

Goat Simulator Quote

Ini adalah game favorit anak saya yang paling kecil, Dek Agi. “Goat Simulator”. Awalnya, saya ndak faham juga kenapa si adek suka banget sama games kambing ini, tapi sekarang saya jadi bingung kenapalah dia suka wkwkwkw..

Ada 5 games bundle kambing dengan tematik yang berbeda saya sudah install. And we all know guys, since OS-11 Apple has put the stories to its Appstore.

Yah, ini saya ambil dari Appstore halaman depan. ANTON WESTBERGH adalah cofounder GOAT SIMULATOR yang mana “ide nyeleneh” ngebuat simulator kambing malah nge-hype saentero jagad. Halah.

Yang dinoted Appstore adalah hal yang sama yang saya fikirkan juga: “apapun kreatifitasnya harus percaya bahwa itu akan menjadi besar”. Yaps, that’s what tuan Westbergh’s do, guys! Walau sempat budget yang tersisa hanya untuk setahun, then today money is following them.

Salam olahraga semuanya.. 😊

*swiming-swimming to the edge

*berenang-renang ke tepian, halah..

.

Venturing into the Future is Scarry

Katanya guys!

“VENTURING INTO THE FUTURE IS SCARRY”

No one know what will happened if you jump into that abyss, rite? Haha, istilah saya: “ndak ada yang bisa menujumkan masa depan dengan pasti”. Sehinga berpetualang ke masa depan seringnya malah mengerikan. Lompat ya silahkan, tapi kalau konyol yah ndak bijak juga.

Well, ini tentang “transformasi”, guys.

Hari ini, kayaknya ndak ada lagi yang akan bertanya kenapa sih harus bertransformasi? Soalnya apapun entitasnya selalu berhadapan dengan variabel waktu. Yah seperti kurva-S gituh. Kapan hari masih menanjak keatas dan hari berikutnya udah mentok dan turun menukik tajam.

Makanya itu dibilang “berpetualang menuju masa depan itu menakutkan”. Kurva normal suatu bisnis. Soalnya hari ini serba tidak pasti. Market as we know it sudah terdisrupt dibanyak sisi. Yah, walau bisa membaca trends dan symptoms kadang seringnya ndak ngarah kemana-mana. Makanya bertransformasi jadi keniscayaan.

Walau sudah diidentifikasi ada 5 tahapan untuk setiap petualangan transformasi, lalu apakah semudah itu? Apakah tahapan “Dream”, “Leap”, “Fight”, “Climb”, and “Arrive”, sudah bisa digambarkan jelas dengan bercerita saja. Apakah tujuan yang sama yaitu “berubah atau mati” bisa difahami semua orang.

Nope. Tentu saja tidak. Banyak hal tentunya. Pastinya kalau Simon Sinek bilang “berani adalah melakukan hal yang menakutkan”. Artinya eventhouh it is scarry, yes, we got to face it, do we?

Hari ini, apapun entitasnya dan apapun organisasinya, dengan kondisi VUCA yang uncertainty banget, pilihan satu-satunya adalah TRANSFORMATION. Remember that word guys, soalnya ini bukan bicara setahun dua tahun. Ini bakal menjadi jalan terjal yang ndak enak dan panjang.. 😆

Last words..

Oiyah, transformasi sebenernya bukan hanya untuk entitas ataupun organisasi saja guys, tapi untuk personal juga. Kalau tuan Ernest Hemmingway bilang “sainganmu sebenernya bukan orang yang paling kuat, tapi dirimu dimasa lalu”. Yah, begitulah.

Semangat pagi para transformer yang getting better day by day. Kalau guru ngaji saya bilang “hari ini harus lebih baik dari kemarin. Besok harus lebih baik dari hari ini.” Demikian guys. Salam kompak selalu.

Tabik.. 🙏☺️

Gambar diambil dari buku “illuminate” ditulis “Nancy Duarte” dan “Patti Sanchez”.

.