You Drown By Staying There

Guys..

Saya setuju sama “Edwin Louis Cole” yang bilang kayak gini:

“You dont drown by falling in the water; you drown by staying there”.

 

drowning.jpg

Analoginya jelas.. 🙏

Yaps, yang buat lara, yang buat nelangsa bukan karena terjatuh dikubangannya. Seringnya yang terasa menyedihkan itu berlarut dikubangan dan ndak mau muv-on guys. Drowning jadinya. Kelelep!

Ndak gampang memang. Perih memang. Akan tetapi baiknya kita keluar dari kubangan. We gotta leave it. Try to forget it. Sekuat tenaga bergerak.

Again, selalu saya ulangi kalau saya terinspirasi sama yang dikatakan “Pramoedya Ananta Toer” sang pujangga kandidat peraih nobel sastra. Beliau bilang ada dua hal yang harus dilakukan untuk menapaki boemi manusia ini:

1. Iqra (membaca)
2. Hijrah (Muv-on)

Apapun bahasanya akan sama dengan gambar yang ada diquotes, duhai para pembaca lini masa.

Then, the last words. Agak aneh kalau membiarkan diri kita diam saja tenggelam dikubangan. Kalau kata “kubangan” refers to “kegagalan”, “cobaan”, atau “masalah” atau apapun namanya itu, then you gotta to move guys. Hijrah. Titik.

#SelfReminder #Reflect
#Jumat #Hijrah #MoveOn

Tabik..

Advertisements

Review Buku: Find Your WHY – Simon Sinek

Oh gaes..

Sama seperti jutaan orang lainnya, saya sangat terinspirasi tuan Simon Sinek. Yaps, siapa yang tidak? ☺️

Kalimat-kalimatnya di TED dan tulisan dibuku-bukunya ambisius membius saya guys. Kalimatnya mengenergikan. Sebagai seorang LEADER wajib untuk stay “enthusiast”, “be positive”, and gotta to understand what “golden circle” means. Kenapa harus dimulai dengan “WHY”. 😉

findyourway.jpg

Oiyah, fyi, digambar buku Simon Sinek terbaru yang ditulis bareng David Mead dan Peter Docker. Mereka bertiga menuliskan how to “FIND YOUR WHY”. Inspiring words yang ditulis & diguide untuk bisa terap-able lah. Saya baru sempat baca, padahal dah dibeli pas lebaran kemarin.

Bukunya mereka bungkus dalam 7 chapters yang compelling ditiap langkahnya. Nyang udah baca buku ini faham kalimat berikut:

Every one of us has a WHY, a deep-seated purpose, cause or belief that is the source of our passion and inspiration.

Coba mengulangi kalimat “alesan kenapa bangon pagi turun ranjang kudu semangat”. Terus pertanyaan “apa yang menjadi motivasi hari-hari menjalani hidup dan tentunya pekerjaan”. Kenapa ndak goyang ketika ditimpa kegagalan. Aha, satu yang paling saya suka “kenapa harus selalu antusias dan positive”.

Yaps guys, saya setuju. Semua orang faham “THE WHAT” point, dan sebagian lagi beruntung faham sampai “THE HOW”. Akan tetapi ini bicara neokorteks, gan. Yang bertanggung jawab sama “bahasa”. Dan kalau bicara “THE WHY” seperti tuan Sinek bilang tentang limbic brains. Dimana “trust”, “loyalties”, & “decision making” berada.

Yah begitulah. Ini lanjutan dari buku “Start With Why”, guys. Nyang mendasar dibuku ini, kita diajarkan how to get our WHY. Kenapa menemukan why itu penting. Sebagai leader, ini buku penting untuk dibaca. Rekomen banget dah.. 😊

Selamat hari minggu jiwa-jiwa yang selalu mencari WHY-nya dimanapun berada! 🙏

 

PreOrder Zen Pencils – Inspirational Quotes For kids

Guys,

Sebenernya, kalau boleh ditebak ini isinya ndak banyak yang baru. Quotes menginspirasi yang disketch sama “Gavin Aung Than” dibuku ini kayaknya diambil dari sketch dua buku sebelumnya. Tinggal diselaraskan dengan kalimat “Inspirational Quotes for Kids” aja. Kayaknya sih. ✌️😁

Oiya. Nyang namanya inspirasi kata atau quotes kayak gini, apalagi yang membentuk values positif, saya fikir bagus untuk anak-anak. Hal-hal yang menciptakan riang juga gembira. Sesuatu yang membakar semangat seperti “Captain oh my captain”.

Semua hal yang bisa membuat kita melewati “limit” masing-masing. Kalimat-kalimat membahana yang mampu mengajak terbang. Kalimat-kalimat ambisius yang meyakinkan untuk mewujudkan mimpi. Haseekk.. 🙏☺️

Hehe, apapun lah yah gaes. Karena saya sangat appreciate banget ke tuan Gavin, walau sepertinya sama, saya tetap pre-order juga. Yang mau preorder juga monggo, It will be auto delivered to your kindle Apps 17 October 2017 nanti.. ^_^

Nyang mau lihat review “Zen Pencils — Inspirational Quotes for Kids” silahkan gaes:

https://www.amazon.com/dp/B06XPP1VBQ See yah.. 🙏😍

Deliver Numbers Vs Corporate Values

Guys!

Seperti yang tertulis dibukunya. Curhatan & pertanyaanya kira-kira begini kalau diartikan:

_______________ mulai!

Salah satu manager kami namanya “Charles”. Dua tahun ini secara angka target selalu konsisten dideliver. Ndak ada masalah dengan angka. Akan tetapi orangnya suka milih-milih teman kerja, dia juga sangat arogant, dan selalu menyembunyikan informasi dari yang lain.

Sebahagian diriku ingin memecat anak ini, tapi sebahagian lagi bagaimana dengan “target” dan angka yang dideliver? Saran Anda bagaimana?

_______________ akhir!

Pertanyaan dari “Great Neck, New York” dijawab Jack Welch Lugas:

“CONFRONT HIM, and then fire him if he refuses to change.” Segera panggil dan dijelaskan negatif value-nya itu apa. Minta charles berubah, dan kalau dia menolak, pecat saja. Gitu kata tuan Welch lugas.

Tuan Welch bilang..

“Soalnya, kalau kamu atasannya Charles dan faham culture (values) perusahaan adalah fairness, transparansi, kerjasama, dan saling berbagi informasi, atau apalah. Ini akan berasa sangat kontras kalau tetap mempertahankan Charles diteam”. Yeah rite, You ain’t walk the talk!

Kemudian juga beliau bilang, bahwa “DELIVER NUMBERS” itu sangat penting tapi jauh lebih penting adalah “Values Organisasi” yang difahami dan yang diyakini bersama. Bukan menghalalkan segala cara. Karena ini bukan bicara kemenangan setahun dua tahun saja, tapi untuk everlast!

Selalu bersikap untun mengendorse tentang nilai budaya tapi membiarkan sang achievers mengangkangi values itu berry-berry wrong.

Malah kata tuan Welch, ketika diberhentikan Charles sang “value offender” ini, harus dijelaskan sama yang lain secara transparan. Kalimatnya jangan “Oh, Charles keluar agar bisa punya waktu banyak utk keluarga”. Sampaikan dengan gamblang kalau Charles diminta “leave” karena dia MELANGGAR VALUES yang jadi identitas perusahaan. Yaps, you walk the talk!

____ last words!

Heran sebenernya sih saya. Menurut pemahaman saya “nyang penting capai target”. Kalau diimbuhkan untuk mengindahkan budaya dan values perusahaan kok rasanya gimana gituh, guys. Haha.. menarik inih! 😅

Selamat pagi semua achievers yang ndak hanya capai target tapi juga memiliki values & berkarakter. Ini ndak usah dipelintir kemana-mana, yang pasti ndak mudah jadi salesman hari ini, but you gotta walk the talk.. 🙏😍

(Book: Winning the Answer, Chapter 12, The Ultimate Values Test).

Review Film – DANGAL

Kemaren bang Jackson sama bang Ridho, yang merekomendasikan film ini, gaes.. ✌️☺️

dangal

Yaps, ini felem India. You will think that it will so boooring and swallow your time. Yeah rite, sama. Ini kebayang harus nyari waktu banget nonton filmnya. Film India hampir ndak ada yang 120 menit kelar. Hiks. TAPI yah itu Angka skoring 8.6 dari IMDB itu yang manggil-manggil untuk nonton gaes.. 😂

http://m.imdb.com/title/tt5074352/

Film Dangal ini ceritanya tentang mantan Pegulat Mahavir Singh Phogat (Aamir Khan) yang ngarep punya bayi laki-laki untuk meneruskan jejaknya sebagai pegulat (dangal). Akan tapi sampai anak keempat yang hadir malah bayi perempuan terus yang lahir.

And then the story goes. Untuk memenuhi ambisinya itu anak-anak perempuan yang harusnya diajarkan memasak dan mengurus rumah jadinya malah dilatih untuk bergulat. Pegulat perempuan dikampung Mahavir tidak biasa sehingga intrik dan konflik gender jadi bumbu cerita film ini guys.

Yaps begitulah..
I won’t make this thread spoiled you, so I stop here guys.. ✌️😁

Dan oh guys. Saya semula fikir agak lebay dan terlalu sentimentil waktu bg Jack juga bg Ridho bilang ini film mengharukan. Susah nahan air mata, begitu kata mereka. Aseli lebay WoM-nya. Cliche, kefikirannya secara laki banget gituh masa bisa nangis sih.

In short. Next day, saya minta kopi film-nya dari bang ridho untuk ditonton dirumah. Dirumah saya dan istri coba nonton. Dan, ternyata testimoninya mereka ndak “berle” guys. Beneran mengharu biru.

Iyah, saya akui, saya salah menganggap bg jack dan bg ridho rada sentimentil. Ndak hanya berhenti diharu biru saja, saya berulang kerjap-kerjap mata supaya ndak netes air mata. Supaya ndak kelihatan lembek. Ah tapi ndak bisa. Ngerembes jadinya hiks.. Oh Dem, Aamiirr Khan!

*ngambil tissue banyak-banyak.. 😭😭
*sesenggukan dipojokkan! 😂

#TryNotToCry #dangal #indianmovie #dangal2016 #aamirkhan #bollywood#LatePost

4 TIPE MANAGER DI ORGANISASI

Guys..

Pertanyaanya saya ambil dari buku “Winning the Answers” karangan Suzy & Jack Welch. Saya coba pastekan “Chapter 13 – When to cut the cord“. Saya coba pastekan untuk sharing dimari.. 😊

_______________ begin!

As a small firm, we have plenty of typical start-up issues, like cash flow, but our real problem right now is “Mark,” one of the managing directors, who just blew a major project and doesn’t seem to understand the damage he’s caused.

My gut feeling is Mark should be fired, but his absence will, at least at first, hit us hard. Mark is a technical expert who’s been with us from the start. Still, his poor management style and double agenda have reached an untenable level. Mark believes his decade of service and “loyalty” should protect him. I agree to a point, but believe performance matters more. What should we do?

JOHANNESBURG, SOUTH AFRICA

_______________ end!

Sebelum menjawab Johannesburg, Jack Welch, sang CEO legend from GE, menjelaskan 4 type manager yang ada disuatu organisasi. Nyang diklasifikasikan berdasarkan seberapa baik kinerjanya (deliver numbers) dan seberapa baik mereka menunjukkan positive values (keterbukaan & responsif ke pelanggan).

1# Good Results, Good Values

Manajer tipe ini biasanya yang memberikan hasil bagus dan memilki nilai bagus juga. Ini bagaimanapun harus dipertahankan. Membuat lingkungan kondusif to catch the goal. Mereka harus dipuji dan dihargai di setiap kesempatan.

2# Bad Results, Good Values

Manajer dengan hasil buruk tapi dia memiliki value yang bagus layak mendapat kesempatan lain. Mungkin dipindahkan ke posisi lain dalam organisasi tersebut. Ini hanya cocok tidak cocok saja ke tanggung jawab pekerjaan.

3# Good Results, Bad Values

Jenis ketiga adalah manajer dengan hasil bagus akan tetapi karakternya buruk. Tipe manajer ini adalah jenis yang biasanya menghancurkan organisasi.

Benar mereka mengantarkan angka, tapi biasanya jerk banget sama lingkungan. Menghancurkan “morale” juga “trust” dimanapun dia berada. Have no leadership at all. Menjijikkan tude bone. Some leaders keep this jerk. Padahal tidak seharusnya.

4# Bad Results, Bad Values

Ini ndak usah dibahas. Pertanyaannya udah jelas. Dibab ini “Mark” digambarkan sebagai managing director diperusahaan kecil mereka (kinda startup) sudah menghancurkan project utama, entah apapun projectnya ndak dijelaskan.

Akan tetapi poor results dan poor performance ndak bisa ditolerir. Apalagi ini sudah lama berlangsung. Gotta cut it sooner.

_____ last words!

Simply, meskipun si Mark bilang dia “loyal” ya ndak kayak gitu juga. Tetap saja harus tegas untuk kelangsungan organisasi wajib dikeluarkan. Seperti yang disampaikan tuan Welch: “but when you finally get the guts to cut the cord, you’ll wonder why you didn’t do it sooner.” Yaps, kenapa ndak dari dulu diberhentikan! ✌️😂

Ini pembelajaran untuk leader kaleng-kaleng seperti saya. Apapun sirkumstansi yang mendasarinya, sebagai leader wajib punya keberanian (guts) untuk memutuskan. Remember what I’ve shared tentanf 4E’s dan 1P’s guys? Well, sama dengan EDGE. Kemampuan inilah yang membedakan leader dengan follower.

Selamat hari senin semuanyaaahh. Remember one thing, manager is a title. If you have any team to managed then you are a manager too.

Tabik. 🙏😍

Everyone is a Reader

Guys..

Suka sama kalimat ini..

___________

“EVERYONE IS A READER, some just havent found their favourite book yet”

~ Dr SEUSS, author of children’s books

___________

Semua orang sejatinya suka membaca, tapi sebagian orang yah belum nemu buku yang tepat saja untuk dibaca. Saya sih setuju.. ^_^

Gitu katanya Dr Seuss guys!

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Dr._Seuss

Selamat hari minggu semua pembaca lini masa yang berbahagia.. 🙏😍